Baca 10 detik
- Tradisi "maleman" atau bakar lampu jojor dilaksanakan masyarakat Lombok pada malam-malam ganjil Ramadan untuk menyambut Lailatul Qadar.
- Lampu jojor terbuat dari bahan seperti kemiri, kacang, kapas, dan kadang oli, lalu ditancapkan di rumah atau beras zakat fitrah.
- Di Desa Sembung, Lombok Barat, tradisi ini khusus dirayakan pada malam ke-27 Ramadan bersamaan dengan peringatan Nuzulul Qur'an.
Bahkan sejarah tradisi ini harus diceritakan kepada anak muda. Sehingga bisa mengetahui asal usul dari tradisi-tradisi yang dilestarikan oleh para orang tua.
“Ini tradisi jaman dulu jadi harus tetap dijaga. Anak-anak harus tetap terlibat. Jadi mereka bisa mengenal tradisi-tradisi baik,” katanya.
Kontributor : Buniamin
Baca Juga:Urban&Co Bagi-Bagi Uang Tunai Rp250.000 Lewat Challenge Tebak Gambar Ramadan