- Bubur Injin Khas Bali merupakan takjil alternatif gurih pengganti kolak pisang yang cocok dinikmati hangat.
- Secara tradisional, Bubur Injin memiliki makna penting dan sering disajikan dalam ritual atau menyambut tamu di Bali.
- Pembuatan hidangan ini melibatkan perebusan ketan hitam dengan gula merah dan disajikan menggunakan kuah santan gurih.
SuaraBali.id - Menu spesial Takjil Bubur Injin Khas Bali ini bisa menjadi rekomendasi anda yang sudah mulai bosan dengan kolak pisang.
Masih senada, karena takjil yang satu ini juga dipadupadankan dengan santan, sehingga memiliki cita rasa yang gurih.
Bubur Injin sendiri menjadi sajian penuh makna di Bali. Biasanya disajikan untuk menyambut tamu hingga menjadi bagian dari ritual tertentu.
Namun, Bubur Injin tidak selalu terkait dengan upacara besar di Bali. Kehadiran bubur Injin lebih sebagai hidangan keseharian yang menenangkan.
Baca Juga:Manis, Pedas, Gurih! 5 Ide Menu Buka Puasa dari Bali Ini Siap Guncang Lidah Anda
Penasaran bagaimana cara membuatnya? Berikut resep “Bubur Injin Khas Bali” untuk anda..
Bubur Injin Khas Bali
Bahan – Bahan:
1. Ketan hitam 250 gr
2. Ketan putih 100 gr (opsional untuk tekstur lebih lembut)
Baca Juga:7 Rekomendasi Menu Asin untuk Buka Puasa
3. Gula merah 150 gr
4. Gula pasir 2 sdm
5. Daun pandan 2 lembar
6. Air 1 liter
7. Santan kental 200 ml
8. Garam secukupnya
Cara Membuat:
1. Cuci ketan hitam hingga air bilasan menjadi bening.
2. Rendam ketan hitam agar butiran lebih cepat empuk (minimal 1 jam).
3. Serut halus gula merah.
4. Masukkan ketan hitam dan ketan putih jika digunakan ke dalam panci bersama air dan daun pandan.
5. Rebus dengan api kecil sambil diaduk sesekali.
6. Setelah ketan mulai mengembang dan berubah menjadi bubur, tambahkan gula merah dan gula pasir.
7. Aduk bubur hingga gula larut dan warna bubur menjadi pekat.
8. Tambahkan sedikit garam untuk menyeimbangkan rasa lalu masak hingga bubur mencapai kekentalan yang diinginkan.
9. Untuk kuah santan, panaskan santan bersama sedikit garam dan daun pandan.
10. Aduk tanpa henti agar santan tidak pecah.
11. Sajikan bubur Injin panas dan siram dengan santan sebagai pelengkap.
Nah, itu tadi cara membuat Bubur Injin Khas Bali, cukup mudah bukan? Bubur Injin ini sangat direkomendasikan tersaji dalam keadaan hangat, agar rasanya semakin maknyus.
Selamat Mencoba!
Kontributor : Kanita