- Gubernur NTB mendukung penyelenggaraan event lari Lombok di Sirkuit Pertamina Mandalika pada 11-12 Juli 2026 mendatang.
- Panitia melaksanakan tradisi Betabeq sebagai bentuk permohonan restu dan penghormatan terhadap nilai budaya masyarakat Sasak setempat.
- Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan sektor pariwisata, menggerakkan ekonomi masyarakat, serta memperkuat posisi NTB sebagai destinasi sport tourism.
SuaraBali.id - Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhammad Iqbal menyambut baik dan mendukung event lari Lombok yang digelar di Sirkuit Pertamina Mandalika, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lombok Tengah, pada 11-12 Juli 2026 dalam memperkuat identitas sport tourism di NTB.
"Mari sukseskan event lari Lombok 2026 ini dan memperkuat posisi NTB sebagai destinasi sport tourism kelas dunia yang tetap berakar kuat pada budaya lokal," kata Lalu M Iqbal dalam keterangan tertulisnya di Mataram, Minggu 31 Mei 2026.
Sebelum event di mulai, panitia event run Lombok 2026 melaksanakan kegiatan "Betabeq" yang merupakan tradisi luhur masyarakat Sasak yang diwariskan secara turun-temurun.
Sebagai bentuk permohonan izin, restu, keselamatan, dan perlindungan kepada Allah SWT sebelum melaksanakan kegiatan penting.
Baca Juga:Live Medsos Saat Jam Kerja? Ini Sanksi Bagi ASN Lombok Tengah
"Tradisi ini menjadi simbol penghormatan kepada alam, masyarakat, serta nilai-nilai budaya yang terus tetap dijaga hingga saat ini," katanya.
Ia mengatakan event lari ini bukan hanya tentang ribuan pelari yang akan berkompetisi dan menikmati keindahan Lombok atau Nusa Tenggara Barat.
Lebih dari itu, event lari ini menjadi ruang pertemuan antara olahraga, budaya, pariwisata, dan ekonomi masyarakat.
"Kehadiran para peserta dari berbagai daerah di Indonesia akan turut menggerakkan sektor UMKM, perhotelan, transportasi, kuliner, hingga destinasi wisata lokal," katanya.
Ia mengatakan kekuatan daerah ini tidak hanya terletak pada keindahan alamnya, tetapi juga pada budaya, keramahan masyarakat, dan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas Bumi Gora.
Baca Juga:Gempa Bumi Beruntun Guncang Lombok, Begini Data BMKG
Karena itu, melalui ritual Betabeq, NTB ingin menyampaikan pesan kepada seluruh peserta dan tamu yang akan hadir, datanglah sebagai tamu, dan pulanglah sebagai keluarga.
"Mari sukseskan event ini untuk kemajuan pariwisata dan pertumbuhan ekonomi di NTB," katanya.