- Sate Plecing khas Singaraja menawarkan rasa pedas, gurih, dan asam segar, dapat dibuat dari berbagai jenis daging.
- Tum Ayam merupakan masakan Bali tradisional berbahan ayam cincang dibumbui rempah dan dibungkus daun pisang wangi.
- Bebek Bengil yang populer di Ubud digoreng kering luar dan lembut dalam, serta Ayam Betutu populer berbumbu rempah.
SuaraBali.id - Menjelang bedug Magrib saatnya untuk memikirkan menu berbuka yang menggugah selera.
Karena selama seharian pikiran hanya fokus untuk beribadah (puasa) sehingga tidak terselip memikirkan makanan.
Nah, berbagai macam pilihan makanan biasanya akan membuat kita bingung untuk memilihnya.
Terlebih saat kondisi perut lapar, semua makanan rasanya enak untuk disantap.
Baca Juga:7 Rekomendasi Menu Asin untuk Buka Puasa
Masuk di minggu kedua, pilihan menu makanan yang ditemui setiap hari sudah mulai membosankan.
Lidah mulai berontak meminta menu lain yang lebih menggugah selera. Salah satu menu pilihan yang bisa dijadikan menu berbuka adalah masakan khas Bali.
Kira-kira apa saja ya? Berikut ulasannya:
1. Sate Plecing
Sate Plecing adalah makanan khas Singaraja yang memiliki cita rasa pedas, gurih serta asam segar. Hmmm.. sudah terbayang kan bagaimana nikmatnya jika disantap saat berbuka.
Baca Juga:5 Keistimewaan Sahur yang Paling Jarang Disadari Umat Muslim
Sate ini bisa menjadi alternatif jika sudah bosan dengan sate itu – itu saja.
Sate Plecing ini terlihat Istimewa dan enak karena sambal plecingnya terbuat dari campuran cabai rawit, tomat, terasi, garam dan jeruk limau.
Selain dari daging babi, Sate Plecing juga bisa dibuat dari daging ayam, sapi maupun ikan.
2. Tum Ayam
Tum Ayam ini menjadi bagian dari tradisi Masyarakat Bali sejak dulu. Biasanya hidangan ini disajikan dalam upacara adat, persembahan, maupun acara keluarga.
Namun selain itu, Tum Ayam juga cocok disantap saat berbuka.
Tum Ayam ini terbuat dari daging ayam cincang yang dicampur bumbu lengkap, seperti bawang merah, bawang putih, cabai, kunyit, jahe, serai, kemiri, ketumbar, dan santan.
Penggunaan daun pisang sebagai pembungkus memberikan wangi khas yang menjadikan citarasanya semakin kuat.
3. Bebek Bengil
Bebek Bengil ini juga menjadi rekomendasi menu untuk berbuka. Bebek Bengil ini pertama kali disajikan oleh restoran terkenal di Ubud.
Mulanya, ada bebek-bebek berkeliaran di sekitar restoran dan sering masuk dengan kaki yang kotor setelah hujan, sehingga nama “Bebek Bengil/Bebek Kotor” ini terinspirasi dari kisah tersebut.
Bebek ini menawarkan rasa yang berbeda dari olahan bebek pada umumnya. Bebek Bengil dimasak dengan digoreng hingga kering bagian luarnya dan lembut bagian dalamnya.
Rempah-rempah khas Bali yang digunakan dalam proses marinasi juga memberikan aroma dan rasa yang kaya.
4. Ayam Betutu
Menu yang satu ini pasti sudah tak asing lagi ditelinga, karena sering ditemui.
Makanan ini merupakan olahan ayam yang dikukus atau dipanggang bersama olahan rempah-rempah seperti bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, cabai, terasi dan lainnya.
Cita rasanya yang pedas dan penuh rempah menggugah selera dan membuat lidah bergoyang.
5. Bubur Injin
Bubur Injin menjadi pilihan tepat sebagai menu pembuka maupun menu penutup saat buka puasa.
Bubur ini terbuat dari beras hitam dan beras ketan yang dicampur dengan gula aren.
Biasanya bubur Injin ini disajikan bersama saus kelapa. Makanan manis ini sangat populer di Bali, meskipun sederhana namun Bubur Injin mampu memberikan kenikmatan tersendiri dengan rasa manis yang kaya dan tekstur yang lembut.
Dari kelima menu tersebut, mana yang paling menggugah selera? Semuanya memiliki cita rasa khasnya masing-masing yang siap menggoyangkan lidah.
Selamat Mencoba!
Kontributor : Kanita