Lima Jamaah Haji NTB Meninggal di Arab Saudi

Sebagian jamaah mengalami penurunan kondisi kesehatan akibat kelelahan

Muhammad Yunus
Kamis, 28 Mei 2026 | 18:06 WIB
Lima Jamaah Haji NTB Meninggal di Arab Saudi
Ilustrasi: Jamaah haji Indonesia bersama jamaah dari berbagai negara melakukan mabit di Muzdalifah, Makkah, Arab Saudi, Rabu (27/5/2026) waktu setempat. [ANTARA]
Baca 10 detik
  • Lima jamaah haji asal Nusa Tenggara Barat dilaporkan meninggal dunia saat berada di Tanah Suci Arab Saudi.
  • Penyebab kematian dipicu oleh faktor usia lanjut, penyakit penyerta, serta kondisi kelelahan akibat suhu udara tinggi.
  • PPIH Arab Saudi terus melakukan pengawasan dan pemantauan kesehatan ketat bagi jamaah untuk memastikan kondisi tetap stabil.

SuaraBali.id - Lima orang jamaah haji asal Embarkasi Lombok, Nusa Tenggara Barat dilaporkan meninggal dunia selama berada di Tanah Suci Arab Saudi.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Amin, membenarkan ada lima orang jamaah haji NTB yang meninggal di Arab Saudi.

"Sampai saat ini total kematian yang dilaporkan ada lima orang. Tiga perempuan dan dua laki-laki," ujarnya di Mataram, Kamis 28 Mei 2026.

Ia menyebutkan, asal para jamaah haji ini ada dari Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Lombok Timur, dan Kabupaten Lombok Tengah.

Baca Juga:Hati-hati! Polisi Ungkap Sindikat Haji Ilegal dengan Tarif Rp300 Juta, Begini Modusnya

"Kematian jamaah ini terjadi sebelum pelaksanaan Armusna atau puncak ibadah haji di Arafah," terang Lalu Muhamad Amin.

Amin mengungkapkan kematian para jamaah haji ini dipengaruhi oleh beberapa faktor mulai dari usia lanjut, penyakit penyerta, dan kelelahan/efek suhu tinggi di Arab Saudi.

"Jadi, beberapa jamaah yang kondisi menurun diperkirakan mengalami kelelahan berlebih sehingga kesehatan menurun hingga meninggal," terang mantan Kepala Bidang Haji dan Umrah di Kanwil Kemenag NTB ini.

Menurutnya, sejauh ini pasca puncak pelaksanaan ibadah haji kondisi jamaah haji NTB, mulai dari kloter 1 hingga kloter 15 dalam kondisi sehat walafiat, meski terdapat sebagian jamaah mengalami penurunan kondisi kesehatan akibat kelelahan. Bahkan, beberapa sedang dalam observasi oleh tim kesehatan.

"Saat melempar jumroh beberapa jamaah menunjukkan penurunan kondisi fungsional (kelelahan berlebih). Penurunan sering terjadi setelah aktivitas (kembali ke hotel) sehingga terjadi fisik jamaah drop," ujarnya.

Baca Juga:Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak

Untuk menjaga kondisi para jamaah ini, PPIH Arab Saudi terus melakukan pengawasan baik di lapangan maupun di fasilitas kesehatan (rumah sakit) setempat untuk mencegah kejadian serupa dan memastikan kondisi jamaah tetap stabil.

"Beberapa jamaah masih dirawat dalam status observasi oleh tim kesehatan setempat. Tim kesehatan bertugas mendampingi dan melakukan observasi terhadap kasus-kasus yang menurun kondisinya. Sementara, pelayanan makanan dan dukungan logistik dilaporkan memadai, mendukung penanganan di lapangan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini