Tetap Bugar Saat Berpuasa, Ini Waktu Tepat dan Lokasi Asik Buat Jogging di Kota Mataram

Menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan bukanlah alasan untuk menghentikan aktivitas fisik

Muhammad Yunus
Minggu, 01 Maret 2026 | 09:47 WIB
Tetap Bugar Saat Berpuasa, Ini Waktu Tepat dan Lokasi Asik Buat Jogging di Kota Mataram
RTH Pagutan menjadi tempat favorit untuk berolahraga [Suara.com/Buniamin]
Baca 10 detik
  • Kepala Dinkes Mataram menyarankan aktivitas fisik saat puasa disesuaikan kapasitas tubuh, fokus pada jogging 30 menit/hari.
  • Waktu terbaik berolahraga adalah setelah Subuh atau menjelang waktu berbuka puasa untuk pemulihan energi segera.
  • Kota Mataram menawarkan lokasi favorit untuk jogging seperti RTH Pagutan yang teduh dan RTH Udayana yang mudah diakses.

SuaraBali.id - Menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan bukanlah alasan untuk menghentikan aktivitas fisik.

Meski asupan makanan dan minuman dibatasi selama belasan jam, menjaga kebugaran tubuh tetap menjadi prioritas agar kondisi fisik tidak merosot.

Salah satu olahraga yang ramai rutin dilakukan saat bulan puasa ramadan yaitu jogging.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr. Emirald Isfihan, menekankan bahwa kunci utama berolahraga saat puasa adalah memahami kapasitas tubuh dan memilih jenis aktivitas yang tepat.

Baca Juga:Takjil Unik Khas Bali: Bubur Injin Kudapan Lezat Cocok untuk Buka Puasa

“Disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Jangan pernah memaksakan,” katanya Jum’at (27/2/2026).

Menurutnya, bulan Ramadan sebenarnya tidak mengurangi kebutuhan kita akan aktivitas fisik, namun intensitasnya yang perlu disesuaikan.

Bagi masyarakat yang ingin tetap aktif, dr. Emirald menyarankan untuk fokus pada olahraga ringan. Salah satu aktivitas yang paling mudah dan efektif dilakukan adalah jogging.

"Jogging sudah cukup, yang penting durasinya tercukupi sekitar 30 menit sehari atau total 150 menit per minggu. Saya kira itu sudah cukup," jelasnya.

Selain olahraga, kualitas istirahat juga harus diperhatikan agar tubuh tidak mengalami penurunan kondisi atau drop akibat kelelahan yang berlebihan.

Baca Juga:5 Olahraga Santai Ini Aman Banget Dilakukan Saat Puasa

“Jangan lupa istirahat yang cukup. Jangan sampai olahraganya kencang dan istirahat kurang jadi bisa drop,” katanya.

Terkait waktu, ada dua pilihan utama yang bisa diterapkan oleh masyarakat sesuai dengan kenyamanan masing-masing.

Misalnya setelah shalat subuh. Waktu ini dipilih karena suhu udara masih sejuk dan energi tubuh masih relatif stabil setelah makan sahur.

Selain itu, yang banyak juga dilakukan masyarakat saat ini adalah jogging sambil menunggu jelang berbuka puasa.

Ini adalah waktu yang paling populer bagi warga Kota Mataram karena setelah berolahraga, tubuh bisa segera mendapatkan hidrasi dan asupan nutrisi kembali.

“Dari sisi waktu tidak ada permasalahan. Bisa shalat subuh dan juga bisa menjelang berbuka puasa. Saya kira sudah cukup di dua waktu itu,” ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini