SuaraBali.id - Viral di media sosial, sejumlah sepeda motor kulit sadelnya dirobek. Kejadian tersebut ternyata terjadi di wilayah Desa Seraya Tengah, Karangasem, Bali. Sepeda motor yang menjadi korban sayatan tersebut adalah milik siswa SMP N 3 Amlapura yang diparkir di pinggir jalan.
Perbekel Desa Seraya Tengah, I Nyoman Suardana saat dihubungi, Kamis (20/01/2022) membenarkan kejadian tersebut. Bahkan dari hasil penelusuran pihaknya bersama Babinkamtibmas mendapatkan informasi bahwa ada sekitar 7 unit sepeda motor yang sadelnya menjadi korban sayatan tersebut.
"Dari hasil penelusuran, ada sekitar 7 motor yang kena sayat sadelnya,” ujar Suardana sebagaimana diwartakan beritabali.com – Jaringan Suara.com.
Menurutnya hal ini sebenarnya bukan yang pertama kali terjadi, sebelumnya beberapa kali sudah terjadi di lokasi tersebut ada yang bannya dikempesi sampai ada kehilangan bagian batok motor hanya saja dulu tidak pernah diinformasikan kepada polisi.
Suaradana kembali menerangkan bahwa di jalan tempat kejadian memang sering dijadikan tempat parkir sepeda motor oleh siswa. Lokasinya berada di belakang Kantor Desa tepatnya di ruas jalan akses menuju kuburan dan pasar Desa setempat.
Aktivitas warga di jalur tersebut terbilang cukup padat khususnya saat ada upacara seperti Pengabenan dan yang lainnya di samping juga ada aktivitas pasar.
"Di sana memang sebenarnya bukan tempat parkir, itu akses jalan, kami tidak mau menduga - duga siapa pelakunya, yang jelas saat ini kita harus cari solusinya sehingga kejadian serupa tidak terulang dan memicu permasalahan baru kedepannya," jelas Suardana.
Untuk itu, demi keamanan kedepannya, pihaknya berencana menawarkan solusi untuk memberikan izin memakai lapangan yang ada didepan sekolah sebagai tempat parkir kendaraan siswa agar siswa nyaman dan tentunya masalah seperti itu tidak terjadi lagi.
"Kita tawarkan solusi untuk parkir di lapangan, kalau di sana bisa nampung sampai 3 ribu sepeda motor, entah nanti diperlukan tenaga untuk mengatur tentunya kita bisa bahas lagi kedepannya demi kebaikan bersama," harap Suardana.