Konferensi pers di Mapolda Bali, Sabtu (7/2/2026) [SuaraBali.id/Putu Yonata Udawananda]
Baca 10 detik
- Sebanyak 35 WNA India diringkus di Bali karena menjadikan dua vila di Badung dan Tabanan sebagai markas judi daring.
- Komplotan ini berhasil meraup omzet Rp7-8 miliar per bulan dengan menargetkan pengguna khususnya warga negara India.
- Penangkapan dilakukan setelah patroli siber menemukan jejak promosi, dan mereka terancam UU ITE dengan pidana sembilan tahun.
Namun demikian, pihaknya sementara belum mendapatkan keterkaitan antara penghancuran markas judi online di Kamboja dengan markas judi online di Bali.
“Nggak juga (markas judi online pindah ke Bali), belum bisa kita pastikan apakah karena Kamboja. Karena Kamboja kan baru-baru ini, sementara mereka sudah 2 bulan,” tuturnya.
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti 3 unit monitor, 42 unit ponsel, 15 unit laptop, 3 unit komputer, dan 2 unit router.
Para tersangka terancam pasal 27 ayat 2 jo. Pasal 45 ayat 3 Undang-undang nomor 1 tahun 2024 tentang ITE dengan ancaman pidana paling lama 9 tahun dan denda maksimal Rp200 juta.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
Terkini
-
Kisah BRI Dampingi PMI Bangun Usaha, Dari Pekerja Migran Jadi Entrepreneur
-
Likuiditas Perbankan Diperkuat, BRI Optimistis Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM
-
Investasi Kapal Miliaran Sia-sia? Ini Penyebab Utama Kapal Menumpuk di Pelabuhan Ketapang
-
Warisan Leluhur Disulap Jadi Camilan Sehat, Produk UMKM Lombok Ini Tembus Pasar Internasional
-
Skandal Imigrasi Bali: Bagaimana 8 Pejabat Keruk Ratusan Miliar dari WNA