- Menteri Lingkungan Hidup membersihkan sampah di Pantai Kedonganan, Bali, Jumat (6/2/2026), pasca teguran Presiden.
- Pemasangan jaring sampah (trash boom) di Bali belum optimal, padahal sebagian sampah kiriman berasal dari Sungai Jawa.
- Kegiatan pembersihan pantai melibatkan beberapa menteri dan gubernur, fokus pada tiga lokasi di sekitar Bali.
SuaraBali.id - Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq kembali ke Bali untuk membersihkan sampah pantai di Pantai Kedonganan, Kabupaten Badung, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan tersebut terlaksana beberapa hari setelah Presiden Prabowo Subianto menegur pantai di Bali yang terekam dalam kondisi kotor oleh wisatawan yang berkunjung.
Hanif melakukan kegiatan yang sama dengan yang dilakukannya pada awal tahun 2025 lalu di Bali.
Dia juga membeberkan rencana pemasangan jaring sampah atau trash boom di beberapa wilayah termasuk Bali untuk mengantisipasi sampah kiriman.
Namun, setahun berselang, sampah kiriman masih terdampar di Bali pada periode yang sama. Hanif menyebut jika salah satu faktor yang berkontribusi adalah pemasangan trash boom yang belum optimal khususnya di Bali.
“Kita sudah masang trash boom. Jadi Pak Gubernur sudah masang trash boom di semua sungai, dan memang ternyata Bali juga belum semuanya masuk ditangani dengan baik,” ungkap Hanif saat ditemui di lokasi.
Kendati demikian, sebagian sampah kiriman di pantai di Bali juga dimulai dari kiriman sampah dari sungai di Pulau Jawa. Dia menerangkan dari keseluruhan volume sampah nasional, sekitar 75 persen sampah masih berada di sungai.
Sehingga, volume sampah dari sungai di Pulau Jawa terhempas ke pesisir barat Bali cukup besar. Hanif meminta maaf karena belum bisa menangani permasalahan tersebut dari sumbernya yakni dari Pulau Jawa.
“Sebenarnya ini masalah yang tidak sederhana, complicated, dan ini dimulai dari Jawa,” ungkapnya.
Baca Juga: Prabowo 'Sentil' Bali Soal Sampah, Gubernur Koster Malah Senang
“Mohon maaf sebesar-besarnya, maka kehadiran sampah datangan ini, sampah musiman sepertinya belum bisa kita tangani dari sumber,” tambah dia.
Menurutnya, sampah kiriman juga dapat ditemukan di berbagai pesisir pantai di Pulau Jawa. Namun, kondisi sampah kiriman di Bali diperparah dengan citra Bali yang merupakan salah satu wajah pariwisata Indonesia.
Sehingga, sorotan sangat tajam bisa dialami Bali akibat permasalahan sampah kiriman di pantai-pantai di Bali.
“Di tempat lain ada (sampah kiriman), tetapi karena ini merupakan etalase pariwisata kita, tentu sorotannya semakin tajam,” tutur dia.
“Karena Bali menjadi etalase bagi pariwisata nasional kita, dunia bahkan, karena ini kita sedang berkompetisi dengan banyak negara lain untuk kemudian mencoba memperebutkan pangsa pasar dari wisatawan,” terang Hanif.
Dalam kegiatan, tersebut, Hanif juga didampingi oleh Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Gubernur Bali Wayan Koster, serta sejumlah instansi terkait hingga melibatkan mahasiswa yang ada di Bali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Sanksi Sosial Adat Ternyata Ampuh Buat Warga Bali Takut Bila Tak Disiplin Memilah Sampah
-
Guru dan Manajer Perusahaan Asal India Selundupkan Ganja Senilai Rp1,5 Miliar di Bandara Bali
-
Gaji ASN Mataram Terancam Hanya Sampai Oktober 2026, Sekda Ungkap Penyebabnya
-
Ada 2 Pembalap Indonesia di Mandalika 2026! Ini Update Terbaru Penjualan Tiket MotoGP
-
Ngebut Bawa Tas Kuning Isi Ayam, Dua Remaja 16 Tahun di Bali Diciduk Warga