- Pemerintah Kota Denpasar membersihkan Pantai Mertasari, Sanur, menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai penanganan sampah.
- Aksi bersih pantai dipimpin Wawali Arya Wibawa melibatkan ASN, TNI-Polri, serta masyarakat, dengan harapan dilakukan secara berkelanjutan.
- Kegiatan ini juga bagian HUT Denpasar dan berupaya mengatasi sampah musiman didominasi lumut dan sisa rumput laut di pesisir.
SuaraBali.id - Pemerintah Kota Denpasar membersihkan Pantai Mertasari, Sanur, dari sampah. Sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto saat Rakernas di Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Aksi bersih-bersih pantai dipimpin Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa diikuti ratusan ASN Pemerintah Kota Denpasar, unsur TNI-Polri, instansi BKKBN, mahasiswa, serta petugas kebersihan.
Arya Wibawa didampingi Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengatakan selain sebagai kegiatan rutin, aksi bersih-bersih ini juga pelaksanaan dari arahan Presiden Prabowo Subianto, mengenai penanganan masalah sampah di musim-musim seperti sekarang, khususnya di pesisir pantai di Bali.
"Hari ini kita bergerak bersama, untuk membersihkan Pantai Sanur. Namun, saya berharap kepada Bapak Perbekel Sanur Kauh, agar kegiatan ini tidak berhenti hari ini saja. Kita harus melaksanakannya secara berkelanjutan dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat sekitar," katanya, Jumat (6/2).
Ia mengapresiasi aktivitas pedagang yang setiap pagi, sekitar pukul 04.00 Wita atau 04.30 Wita secara bergotong royong menangani sampah hasil kegiatan mereka setiap sore yang hasilnya, pukul 06.00 pagi kawasan itu sudah bersih kembali.
Begitu pula dengan pihak hotel di kawasan Sanur yang telah melibatkan petugas untuk menjaga kebersihan.
"Ini adalah gerakan bersama, gerakan gotong royong. Mari kita jadikan momentum kegiatan hari ini untuk terus mengobarkan semangat masyarakat dalam menjaga kebersihan pantai dan lingkungan masing-masing," ujarnya.
Kepala Dinas LHK Kota Denpasar Ida Bagus Putra Wirabawa mengatakan aksi bersih-bersih pantai yang dirangkaikan juga dengan HUT Ke-238 Kota Denpasar, akan diupayakan menjadi aksi rutin.
Hal ini untuk tetap menjaga wajah Sanur tetap bersih.
Baca Juga: Saat Narapidana Ikut Bersihkan Pantai Kedonganan dari Sampah
Berdasarkan pengamatan, katanta, biasanya pada Mei, Juni, dan Juli, angin timur mulai masuk.
Pada saat itulah sepanjang Pantai Sanur hingga Padanggalak dipenuhi sampah.
Namun, jenis sampahnya berbeda dengan di sisi barat.
Di sisi timur ini, sampah didominasi oleh lumut, sisa-sisa rumput laut, hingga plankton yang menepi ke pesisir. Hal inilah yang membuat pantai terlihat kotor.
"Maka untuk ini kita akan berkolaborasi dengan berbagai elemen termasuk masyarakat agar bersama-sama menjaga kebersihan pesisir Sanur," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jangan ke Pantai Dulu! BMKG Peringatkan Potensi Air Laut Pasang di Bali
-
Aturan Kapal Wisata Dinilai Masih Abu-Abu, Pengusaha Kapal Desak Pemerintah Benahi Regulasi
-
Melebihi Target, 4.000 Orang Registrasi Festival Yacht Gratis di Benoa
-
Sanksi Sosial Adat Ternyata Ampuh Buat Warga Bali Takut Bila Tak Disiplin Memilah Sampah
-
Guru dan Manajer Perusahaan Asal India Selundupkan Ganja Senilai Rp1,5 Miliar di Bandara Bali