- Gubernur Bali melepas 50 biksu dari lima negara memulai perjalanan spiritual Indonesia Walk For Peace menuju Candi Borobudur.
- Perjalanan selama 20 hari sejak 9 Mei ini membawa misi kampanye perdamaian, toleransi, dan persaudaraan bagi masyarakat dunia.
- Pemerintah mengajak masyarakat dan pemerintah daerah mendukung perjalanan suci ini guna menjaga kesucian serta keharmonisan antarumat beragama.
SuaraBali.id - Gubernur Bali Wayan Koster mengajak seluruh masyarakat dan pemerintah daerah yang wilayahnya dilalui para biksu peserta Indonesia Walk For Peace (IWFP) mendukung perjalanan spiritual tersebut.
“Kita semua punya tanggung jawab untuk mendukung agar semua berjalan dengan lancar dan sukses, kita ikut mendoakan agar perjalanan 20 hari ini berjalan lancar, selamat sampai tujuan tanpa hambatan apa pun,” kata dia dalam siaran resmi Pemprov Bali di Denpasar, Minggu (10/5).
Koster saat melepas perjalanan para biksu dari Brahma Vihara Arama, Kabupaten Buleleng, menyampaikan rasa hormat kepada seluruh peserta yang menjalani perjalanan panjang dengan penuh semangat dan disiplin spiritual itu.
“Kita "respect", kita hormat semuanya, tepuk tangan untuk para biksu yang mulia,” ucapnya.
Menurut dia, perjalanan spiritual sekaligus kampanye perdamaian IWFP 2026 sangat selaras dengan visi pembangunan Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali, dimana Pemprov Bali menekankan pentingnya menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya.
Sebanyak 50 biksu dari Laos, Thailand, Kamboja, Malaysia, serta Indonesia memulai perjalanan dari Bali menuju Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.
Untuk itu dukungan dari masyarakat dan pemerintah daerah yang wilayahnya dilalui dengan berjalan kaki oleh biksu sejauh ribuan kilometer selama 20 hari ini penting.
Menurut Gubernur Koster, IWFP 2026 bukan sekadar ritual keagamaan umat Buddha, melainkan simbol kuat toleransi, persaudaraan, dan pesan perdamaian dunia yang dipancarkan dari Bali.
“Ini sesuatu yang sangat-sangat sakral, yaitu kegiatan perjalanan suci dalam rangka perayaan Hari Waisak yang jatuh pada tanggal 31 Mei, berangkat 9 Mei dan direncanakan tiba tanggal 28 Mei, kurang lebih 20 hari perjalanan, ini adalah satu tekad, satu niat mulia, suci, luar biasa baru pertama kali kita melihat kegiatan seperti ini,” ujarnya.
Baca Juga: Populasi Lansia di Bali Melonjak, Penduduk Usia Produktif Berkurang
Pemprov Bali meyakini perjalanan suci para biksu akan menarik perhatian masyarakat internasional karena membawa pesan universal tentang perdamaian dan toleransi.
Koster berharap perjalanan damai tersebut mampu menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat Bali, Indonesia, bahkan dunia internasional untuk terus menjaga toleransi dan persaudaraan di tengah keberagaman.
“Semoga kegiatan yang dijalankan dengan niat mulia dan suci ini betul-betul menjadi sumber inspirasi bagi kita semua, tidak saja masyarakat Bali, tetapi juga masyarakat dan bangsa Indonesia untuk selalu hidup dengan penuh toleransi dan penuh kedamaian,” kata dia.
Perjalanan damai lintas daerah itu juga diharapkan memberi energi positif dan vibrasi kedamaian bagi masyarakat dunia.
Dalam pelepasan perjalanan IWFP 2026 Sabtu (9/5) kemarin turut hadir Wakil Menteri Agama Romo R. Muhammad Syafi'i, dimana ia menilai tradisi spiritual yang dilakukan para biksu menunjukkan bahwa nilai toleransi dan kedamaian sejatinya telah hidup lama di nusantara.
“Kita mengapresiasi, sebelum kita menerapkan politik toleransi dan moderasi sebenarnya bangsa ini sudah punya fondasi yang sama yaitu bagaimana umat beragama meninggalkan hawa nafsu dan menebarkan kedamaian,” kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Banyak Warga Israel Buka Bisnis di Bali? Ini Respons Gubernur Koster
-
BRImo Makin Diminati, 49,7 Juta Pengguna Catat Transaksi Rp4.166 Triliun
-
Empat Jam Terombang-ambing di Laut, Tangis Aula Pecah Saat Menemukan Sahabatnya Tak Bernyawa
-
Update Kebakaran KMP Putri Yasmin: Korban Selamat Terus Bertambah, 39 Penumpang Baru Tiba di Lembar
-
KMP Putri Yasmin Terbakar, Tim SAR Temukan 5 Perahu Karet Tanpa Awak di Lokasi