- PT Indosat Tbk mengangkat tiga direksi dan satu komisaris baru dalam RUPST demi mempercepat transformasi menjadi AI TechCo.
- Manajemen baru akan mengimplementasikan strategi AI North Star untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan bagi pelanggan perusahaan.
- Perusahaan menyepakati pembagian dividen tunai tahun buku 2025 senilai Rp3,57 triliun dengan besaran Rp111 per lembar saham.
SuaraBali.id - PT Indosat Tbk (ISAT) resmi mengumumkan perubahan struktur kepengurusan serta pembagian dividen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar baru-baru ini. Langkah ini diambil sebagai bagian dari percepatan transformasi perusahaan menjadi entitas berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI TechCo).
Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui pengangkatan tiga anggota direksi baru, yakni Reski Damayanti, Apoorva Mehrotra, dan Honesti Basyir.
Selain itu, Seppalga Ahmad turut diangkat sebagai Komisaris Perseroan. Kehadiran jajaran direksi baru ini diharapkan mampu memperkuat disiplin eksekusi strategi "AI North Star", yang bertujuan mengintegrasikan AI ke dalam seluruh operasional inti perusahaan guna meningkatkan efisiensi dan pengalaman pelanggan.
Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menegaskan bahwa fokus perusahaan saat ini adalah menghadirkan nilai nyata bagi para pemangku kepentingan.
"Fokus kami jelas: mempercepat eksekusi strategi AI secara disiplin. Upaya ini kami lakukan untuk mendorong kinerja yang berujung pada pertumbuhan berkelanjutan, sekaligus menghadirkan nilai nyata bagi pemegang saham," ujar Vikram dalam keterangannya.
Selain perombakan manajemen, RUPST juga menyepakati pembagian dividen tunai tahun buku 2025 dengan total mencapai Rp3,57 triliun atau setara dengan Rp111 per saham.
Pembayaran ini dijadwalkan akan rampung paling lambat 30 hari setelah ringkasan risalah rapat diumumkan.
Di sisi lain, perusahaan menyampaikan apresiasi atas dedikasi Ahmad Zulfikar yang melepaskan jabatannya sebagai Direktur, serta Achmad Syah Reza sebagai Komisaris.
Dengan struktur baru ini, Indosat optimistis dapat memperluas jangkauan layanan digital ke berbagai sektor, termasuk pengembangan kedaulatan AI nasional melalui kolaborasi global.
Baca Juga: Pertumbuhan Pengguna Indosat di NTB Meroket, Meski Masih Ada PR Area Tanpa Sinyal
Dewan Komisaris Perseroan
- Nezar Patria sebagai Komisaris Utama
- Fok Kin Ning, Canning sebagai Wakil Komisaris Utama
- Aziz Ahmad M Aluthman Fakhroo sebagai Wakil Komisaris Utama
- Cheung Kwan Hoi sebagai Komisaris
- Woo Chiu Man, Cliff sebagai Komisaris
- Ahmad Abdulaziz A A Al-Neama sebagai Komisaris
- Sugito Walujo (Patrick Walujo) sebagai Komisaris
- Rene Heinz Werner sebagai Komisaris
- Efthymios Tsokanis sebagai Komisaris
- Seppalga Ahmad sebagai Komisaris
- Ajay Bahri sebagai Komisaris Independen
- Wijayanto Samirin sebagai Komisaris Independen
- Elisa Lumbantoruan sebagai Komisaris Independen
- Rudiantara sebagai Komisaris Independen
- Sidharta Prawira Oetama sebagai Komisaris Independe
Direksi Perseroan
- Vikram Sinha sebagai Direktur Utama
- Lee Chi Hung (Nicky Lee) sebagai Direktur
- Muhammad Buldansyah sebagai Direktur
- Irsyad Sahroni sebagai Direktur
- Cheung Kwok Tung (Desmond Cheung) sebagai Direktur
- Syed Bilal Kazmi sebagai Direktur
- Reski Damayanti sebagai Direktur
- Apoorva Mehrotra sebagai Direktur
- Honesti Basyir sebagai Direktur
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan
-
Pegang Pantat Mahasiswi, Karyawan Hotel Ini Dicokok Warga
-
Gempa M7,7 Guncang Flores: Wae Rebo, Kelimutu, dan Goa Rangko Ditutup Sementara
-
1.624 Kali Digoyang Gempa Susulan, Begini Kondisi Terkini Flores Menurut BMKG
-
4 Korban Hilang, Menhub Ungkap Kondisi Kapal Putri Yasmin Sebelum Terbakar