- Tim SAR gabungan memperluas pencarian empat korban kapal terbakar di Selat Lombok menggunakan pesawat Cassa TNI AL pada Senin (17/8/2026).
- Menteri Perhubungan menyatakan kapal KMP Putri Yasmin berstatus laik laut berdasarkan hasil pemeriksaan terakhir yang dilakukan pada Juni 2026.
- Penyebab insiden kebakaran kapal tersebut diserahkan kepada KNKT untuk dilakukan investigasi secara komprehensif dan transparan.
SuaraBali.id - Tim SAR gabungan memperluas jangkauan operasi pencarian terhadap empat korban yang masih belum ditemukan pasca-terbakarnya kapal penumpang KPM Putri Yasmin di perairan Selat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan mengerahkan pesawat Cassa milik TNI AL pada hari keenam pencarian.
"Kali ini, pencarian udara dikerahkan secara masif menggunakan pesawat," kata Kepala Kantor SAR Mataram selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Muhamad Hariyadi di Mataram, Senin 17 Agustus 2026.
Ia menjelaskan bahwa operasi hari keenam difokuskan menggunakan pesawat Cassa NC212-200 dengan nomor registrasi U-6215 Skuadron 600 Wing Udara 2 Puspenerbal Juanda untuk menyisir wilayah perairan yang lebih luas dari udara.
Menurutnya, pesawat CASSA U-6215 milik TNI AL ini sebelumnya diberangkatkan dari Bandara Juanda, Surabaya, pada Minggu (16/8) siang, dan sempat melakukan pencarian di perairan selatan dari lokasi kejadian sebelum mendarat di Bandara Ngurah Rai, Bali.
"Hari keenam ini, pesawat kembali diterbangkan dari Bali pada Senin siang untuk memaksimalkan pencarian di perairan selatan Pulau Jawa dengan cakupan area mencapai sekitar 3.650 NM². Dalam misi udara ini, personel Kantor SAR Surabaya juga turut di atas kapal," terangnya.
Selain pengerahan armada udara, operasi pencarian di permukaan laut dan darat tetap berjalan paralel. Bahkan, tim laut mengerahkan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Mataram untuk menyisir arah utara dari Pelabuhan Lembar dengan luas area sekitar 38,5 NM², dengan fokus utama menyisir kawasan perairan pantai.
"Untuk lini darat, tim gabungan juga mengintensifkan penyisiran sepanjang garis pantai mulai dari Tanjung Karang ke arah utara, serta aktif menyebarkan informasi kepada warga setempat dan para nelayan yang beraktivitas di pesisir," tambah Hariyadi.
Lebih lanjut, ia mengakui hingga hari keenam pelaksanaan operasi SAR tersebut, seluruh unsur gabungan terus berkoordinasi ketat demi mengoptimalkan pencarian sisa korban yang belum ditemukan.
Kapal Diklaim Laik
Baca Juga: Empat Jam Terombang-ambing di Laut, Tangis Aula Pecah Saat Menemukan Sahabatnya Tak Bernyawa
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan KMP Putri Yasmin berstatus laik laut berdasarkan pemeriksaan terakhir pada Juni 2026, sebelum mengalami insiden terbakar di perairan Selat Lombok.
"Satu hal perlu diketahui, KMP Putri Yasmin dalam kondisi laik laut berdasarkan hasil pemeriksaan terakhir yang dilakukan pada bulan Juni 2026,” kata Menhub dalam keterangan di Jakarta, Senin.
Sementara mengenai penyebab kebakaran, Menhub menyerahkan proses investigasi kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
"Kami tidak ingin mendahului hasil investigasi. Yang terpenting, penyebab kejadian ini nantinya dapat diketahui secara jelas dan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan keselamatan pelayaran," ujarnya.
Menhub juga menyampaikan duka cita mendalam atas musibah kebakaran KMP Putri Yasmin. Ia sebelumnya menginstruksikan agar fokus pada proses pencarian, evakuasi dan pendataan penumpang.
Dudy menyatakan, sejak menerima informasi kejadian yang terjadi pada Rabu (12/8) subuh, seluruh unsur terkait langsung bergerak melakukan pencarian, pertolongan, dan evakuasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Baku Hantam Antara WN Australia di Kelab Malam Bali, Sekuriti Kena Pukul
-
PELOPOR BRI 2026, Langkah BRI Perkuat Integritas di Semua Lini
-
Tantowi Yahya: China Jauh di Depan dalam AI, Mahasiswa Bali Didorong Belajar ke Tsinghua
-
5 Jalur Resmi Rinjani Kembali Dibuka, Cek Cara Daftarnya
-
Pasma Royce Jadi Kapolda Bali, Gantikan Daniel Adityajaya