- Perusahaan ini berhasil mencatatkan lonjakan laba bersih yang naik signifikan
- Melonjak tajam 53,5% secara quarter-on-quarter (QoQ) dan tumbuh 12,2% secara year-on-year (YoY)
- Indosat terus bertransformasi menjadi perusahaan berbasis AI
SuaraBali.id - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) mengawali tahun 2026 dengan kinerja keuangan yang impresif.
Perusahaan ini berhasil mencatatkan lonjakan laba bersih yang naik signifikan, didorong oleh efisiensi operasional dan penerapan teknologi kecerdasan artifisial (AI) dalam mendongkrak pendapatan.
Berdasarkan laporan kinerja keuangan yang dirilis pada Senin (9/2/2026), Indosat membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas pemilik induk sebesar Rp5,5 triliun.
Angka ini melonjak tajam 53,5% secara quarter-on-quarter (QoQ) dan tumbuh 12,2% secara year-on-year (YoY).
Pertumbuhan laba tersebut sejalan dengan peningkatan total pendapatan perseroan sebesar 9% QoQ menjadi Rp15,36 triliun pada kuartal akhir 2025.
Selain itu, EBITDA perseroan juga meningkat 12% menjadi Rp26,6 triliun, yang menegaskan fundamental keuangan yang sehat serta kedisiplinan dalam eksekusi strategi bisnis.
President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menyatakan bahwa kinerja positif ini menunjukkan fondasi bisnis yang solid untuk menghadapi tantangan di tahun 2026.
"Pertumbuhan Average Revenue Per User (ARPU) yang progresif didorong oleh personalisasi berbasis AI, penguatan jaringan, serta fokus kami yang konsisten dalam menghadirkan pengalaman pelanggan yang luar biasa," ujar Vikram, Senin (9/2/2026).
Vikram menambahkan, Indosat terus bertransformasi menjadi perusahaan berbasis AI guna membangun ekosistem digital yang tangguh dan inklusif.
Baca Juga: Begini Strategi Telkom Hadapi Disrupsi Teknologi dan AI
Penerapan AI secara konsisten berhasil mendorong ARPU perseroan mencapai Rp44 ribu.
Salah satu inovasi berbasis AI yang menjadi keunggulan Indosat adalah fitur AI-powered 360 Scam and Spam Protection.
Solusi ini mampu melindungi pelanggan di berbagai kanal digital melalui platform agentic yang canggih, meningkatkan kepercayaan dan keamanan digital pelanggan.
Di sektor infrastruktur, Indosat memperkuat pengalaman pelanggan melalui solusi fixed wireless access (FWA) lewat brand HiFi Air.
Hingga akhir tahun 2025, layanan 5G dan HiFi Air telah tersedia di 24 kota di seluruh Indonesia, dengan total sekitar 400.000 pelanggan Home Broadband (HBB).
"Kami berkomitmen untuk mengoptimalkan peluang pertumbuhan jangka panjang serta menghadirkan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan melalui investasi berkelanjutan pada infrastruktur digital dan operasional berbasis data," tutup Vikram.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Canggu Macet Parah, Wagub Bali Usul Taksi Laut dari Bandara
-
Viral Manusia Silver Todongkan Pisau ke Pengendara di Denpasar
-
Trump Lihat Isi Zhongnanhai, 'Gedung Putih' China Super Rahasia dan Tertutup untuk Publik
-
Ubah Sampah Jadi Pupuk, Program 'Tempah Dedoro' Mataram Pangkas 10 Ton Sampah Per Hari
-
Derita Pedagang di Mataram: Omzet Anjlok Akibat Bau Menyengat Tumpukan Sampah