- Jepang memberikan izin pengibaran bendera merah putih demi mendapatkan dukungan dari bangsa Indonesia pada tahun 1944.
- Pemuda mendesak proklamasi segera karena bangsa Indonesia harus merebut kesempatan menentukan nasib sendiri setelah Jepang menyerah.
- Berita proklamasi tersebar terbatas akibat sarana komunikasi kurang dan pengawasan ketat dari pihak Jepang kala itu.
SuaraBali.id - Dalam mata Pelajaran Sejarah untuk SMA/MA Kelas XI Kurikulum Merdeka Bab 4 bertemakan “Proklamasi Kemerdekaan”.
Melansir dari buku Sejarah untuk SMA/MA Kelas XI (2021) karya Martina Safitry, Indah Wahyu Puji Utami dan Zein Ilyas, dalam bab tersebut, siswa diharapkan mampu menggunakan sumber-sumber Sejarah untuk mengevaluasi secara kritis dinamika peristiwa di sekitar proklamasi kemerdekaan.
Di halaman 164 terdapat Asesmen berupa pilihan ganda dan Esai. Berikut kunci jawaban Sejarah Kelas XI Halaman 164.
Kunci Jawaban Sejarah Kelas XI Halaman 164
Asesmen
Pilihan Ganda
1. Pada 1944, Perdana Menteri Koiso berjanji akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia di kemudian hari. Selain itu, pihak Jepang juga mengizinkan bendera merah putih berkibar. Apa alasan Jepang melakukan hal itu?
a. Jepang ingin membantu Indonesia agar merdeka.
b. Jepang tidak ingin Indonesia dijajah bangsa Eropa.
Baca Juga: Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas VI Halaman 90 tentang Musyawarah
c. Jepang ingin mendapat dukungan bangsa Indonesia.
d. Jepang ingin dianggap sebagai pembebas Indonesia.
e. Jepang tidak ingin Indonesia jatuh ke tangan Sekutu.
Jawaban: C. Jepang ingin mendapat dukungan bangsa Indonesia.
2. Para pemuda yang mendengar berita menyerahnya Jepang kepada Sekutu lantas menginginkan kemerdekaan Indonesia diproklamasikan secepatnya hingga berujung pada peristiwa Rengasdengklok. Apa alasan para pemuda mendesak Sukarno dan Hatta agar memproklamasikan kemerdekaan secepatnya?
a. Indonesia sudah terlalu lama dijajah oleh bangsa-bangsa asing.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Banyak Warga Israel Buka Bisnis di Bali? Ini Respons Gubernur Koster
-
BRImo Makin Diminati, 49,7 Juta Pengguna Catat Transaksi Rp4.166 Triliun
-
Empat Jam Terombang-ambing di Laut, Tangis Aula Pecah Saat Menemukan Sahabatnya Tak Bernyawa
-
Update Kebakaran KMP Putri Yasmin: Korban Selamat Terus Bertambah, 39 Penumpang Baru Tiba di Lembar
-
KMP Putri Yasmin Terbakar, Tim SAR Temukan 5 Perahu Karet Tanpa Awak di Lokasi