- Penyidik Polresta Lombok Tengah memeriksa mantan pimpinan pondok pesantren berinisial AIS pada Senin terkait dugaan pelecehan santriwati.
- Terlapor bersama istri dan kuasa hukumnya hadir memenuhi panggilan serta menjalani pemeriksaan maraton selama hampir sembilan jam.
- Dalam proses pemeriksaan oleh Unit PPA tersebut, terlapor menjawab 52 pertanyaan dan secara konsisten membantah seluruh tuduhan.
SuaraBali.id - Penyidik Polresta Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan pemeriksaan terhadap oknum pimpinan pondok pesantren (Ponpes) di wilayah Desa Bungkate inisial AIS yang diduga melakukan pelecehan terhadap santriwati.
"Hari ini (Senin) terlapor dan istrinya sedang menjalani pemeriksaan," kata Kasi Humas Polresta Lombok Tengah Iptu Lalu Brata Kusnadi di Lombok Tengah, Senin (28/9).
Ia mengatakan pemeriksaan terhadap oknum mantan pimpinan ponpes di wilayah Desa Bungkate, Kecamatan Jonggat tersebut terkait dengan laporan dugaan tindak pidana pelecehan terhadap santriwati.
"Sebelumnya mereka dijadwal diperiksa pada pekan lalu, namun karena sakit tidak bisa hadir dan pemeriksaan dilakukan hari ini," ujarnya.
Oknum mantan pimpinan ponpes yang akrab disapa Abah tersebut diperiksa penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) cukup lama, sejak sekitar pukul 08.00 Wita hingga pukul 18.20 Wita.
Dalam pemeriksaan tersebut, terlapor didampingi istrinya serta kuasa hukum selama menjalani proses pemeriksaan di hadapan penyidik.
Kuasa hukum terlapor, Yuda Aditia mengatakan kehadiran kliennya dalam pemeriksaan tersebut merupakan bentuk sikap kooperatif dalam menghadapi proses hukum yang sedang berjalan.
"Ini sebagai bentuk kooperatif kami dalam menghadapi proses hukum," katanya.
Ia mengungkapkan, dalam pemeriksaan tersebut, penyidik melayangkan sekitar 52 pertanyaan kepada kliennya. Pertanyaan yang diajukan berkaitan dengan laporan dugaan tindak pidana yang ditujukan kepada mantan pimpinan ponpes tersebut.
Baca Juga: Kekerasan Seksual Santriwati di Lombok Tengah, DPR Wanti-wanti Polisi: Jangan Lindungi Pelaku
Seluruh pertanyaan, kata dia, telah dijawab oleh kliennya sesuai dengan apa yang diketahui dan dialami. Sejak awal kliennya tetap konsisten membantah tuduhan sebagaimana yang dilaporkan.
"Abah tetap konsisten menjawab pertanyaan bahwa tidak pernah melakukan seperti yang dilaporkan tersebut," katanya.
Menurut Yuda, pemeriksaan yang berlangsung selama hampir sembilan jam tersebut diharapkan dapat membantu penyidik mendapatkan gambaran yang lebih utuh mengenai perkara yang tengah ditangani.
Pihaknya juga berharap proses hukum berjalan secara objektif dan seluruh fakta yang berkaitan dengan laporan tersebut dapat terungkap secara terang.
"Kami berharap karena kita kooperatif, kasus ini ke depannya ada cahaya terang benderang," katanya.
Pihaknya juga meminta semua pihak tidak mengambil kesimpulan sebelum proses hukum selesai. Sebab, hingga saat ini perkara tersebut masih dalam penanganan aparat penegak hukum dan seluruh pihak yang disebut dalam laporan tetap memiliki hak untuk memberikan keterangan serta pembelaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Rekor Baru! 4 Bulan Tanpa Hujan, Wilayah Ini Jadi Paling Kering di Bali
-
Kakek 57 Tahun di Sumbawa Dicokok Polisi Usai Dilaporkan Cabuli Bocah 5 Tahun
-
Didampingi Istri, Oknum 'Abah' Mantan Pimpinan Ponpes Jalani Pemeriksaan Kasus Pelecehan Seksual
-
Tidur Terganggu Bau Aneh, Warga Kaget Ada King Kobra 3,5 Meter Melingkar di Bawah Kasur
-
BRI Money Changer Mudahkan Nasabah Tukar Valas di Lokasi Terdekat