- Seorang pria berinisial IWCA ditangkap warga usai melecehkan mahasiswi berinisial NPS di Badung, Bali.
- Aksi pelecehan tersebut terjadi di Banjar Kutaraga, Desa Bongkasa, pada Senin tanggal 17 Agustus lalu.
- Hasil interogasi kepolisian menunjukkan pelaku mengaku telah melakukan tindakan serupa sebanyak sepuluh kali di lokasi berbeda.
SuaraBali.id - Seorang pria berinisial IWCA (25) ditangkap karena melakukan dugaan pelecehan dengan memegang bokong atau pantat seorang perempuan berstatus mahasiswi berinisial NPS (31).
Pelaku melakukan aksinya di wilayah Banjar Kutaraga, Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali, pada Senin (17/8) sekitar pukul 15:15 WITA.
"Mengamankan orang yang diduga pelaku pelecehan terhadap seorang perempuan," kata PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, Selasa (18/8).
Kronologisnya, saat itu sekitar pukul 15:00 WITA pelaku dengan mengendarai sepeda motor pulang bekerja sebagai engineering di wilayah Ubud, Kabupaten Gianyar, dan menuju rumahnya di daerah Petang, Kabupaten Badung.
Kemudian, dalam perjalanan pelaku melintas dari arah Gianyar menuju Petang melalui Jalur Semana, Bongkasa, menuju Petang. Saat melintas di depan dagang sate, di wilayah Banjar Kutaraga, Bongkasa, pelaku
melihat seorang perempuan atau korban yang sedang mengendarai sepeda motor jenis vario.
Saat melihat korban melintas di lokasi tersebut, pelaku dengan nekat memegang bagian pantat perempuan tersebut menggunakan tangan kiri sebanyak satu kali.
"Korban tersebut kemudian berteriak sehingga warga yang berada di sekitar lokasi menghentikan dan mengamankan yang bersangkutan. Kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas desa setempat," imbuhnya.
Saat ditangkap dan dilakukan interogasi pelaku mengaku pernah melakukan perbuatan serupa sebanyak 10 kali, dan salah satunya terhadap seorang gadis di wilayah Kecamatan Abiansemal dan sekitarnya.
Adapun lokasi dan jumlah kejadian yang diakui, berdasarkan keterangan pelaku di Jalan Raya Bongkasa, tepatnya di Subak Singempel sebanyak 3 kali, di wilayah Banjar Pengembungan Sari, Bongkasa, sebanyak dua kali, di wilayah Sawah Petegeh, Taman Punggul sebanyak 4 kali dan di wilayah Carangsari, Petang sebanyak 1 kali.
Baca Juga: Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswi di Mataram: Begini Perjalanan Tersangka Usai Habisi Korban
"Pelaku menerangkan bahwa dalam setiap kejadian tersebut, modus yang dilakukan adalah memegang bagian pantat korban secara spontan setelah melihat korban yang melintas menggunakan sepeda motor," jelasnya.
Selain itu, pelaku juga menerangkan selama melakukan perbuatan itu kendaraan yang digunakan adalah sepeda motor supra warna hitam.
Dan saat melakukan aksi pelecehan itu, ketika pelaku pulang kerja sekitar pukul 15.00 WITA, di sejumlah jalur yang biasa dilaluinya, antara lain wilayah Desa Bongkasa, Banjar Pengembungan Sari, Petegeh, Taman Punggul, dan wilayah Carangsari, Petang.
"Berdasarkan pengakuan yang disampaikan, pelaku mengaku telah melakukan perbuatan tersebut sebanyak 10 kali, dengan cara memegang bagian pantat perempuan atau remaja yang sedang berkendara di depannya," ujarnya.
Kontributor : M Dafi
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pegang Pantat Mahasiswi, Karyawan Hotel Ini Dicokok Warga
-
Gempa M7,7 Guncang Flores: Wae Rebo, Kelimutu, dan Goa Rangko Ditutup Sementara
-
1.624 Kali Digoyang Gempa Susulan, Begini Kondisi Terkini Flores Menurut BMKG
-
4 Korban Hilang, Menhub Ungkap Kondisi Kapal Putri Yasmin Sebelum Terbakar
-
Menembus Tembok Longsor: Drama Penyelamatan Ibu Hamil di Jantung Flores yang Terisolasi