- Direktorat Jenderal Bea Cukai menyita 19.142 botol minuman keras ilegal berpita cukai palsu senilai Rp 12,55 miliar.
- Operasi penindakan tersebut dilaksanakan oleh tim gabungan di wilayah Denpasar, Bali, pada hari Kamis, 23 Juli 2026.
- Pengungkapan kasus peredaran minuman keras ilegal ini berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara hingga mencapai Rp 2,14 miliar.
SuaraBali.id - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berhasil membongkar peredaran 19.142 botol minuman keras ilegal yang mengandung etil alkohol (MMEA). Ditaksir, ribuan botol miras yang setara 14.400,36 liter yang menggunakan pita cukai palsu itu bernilai Rp 12,55 miliar.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Letjen TNI (Purn) Djaka Budhi Utama mengatakan, puluhan ribu miras ilegal itu terdiri dari berbagai merek golongan B serta C.
"Total ada 20 ribu botol yang berhasil kami tindak. Perkiraan barangnya mencapai Rp 12,55 miliar. Potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp 2,14 miliar," kata Djaka, Rabu (29/7/2026).
Dia menjelaskan, kasus ini berhasil diungkap setelah pihaknya mendapat informasi intelijen terkait dugaan peredaran, pengiriman, serta penimbunan MMEA ilegal di daerah Denpasar.
Kamis (23/7) pekan lalu, kata dia, tim gabungan Direktorat Penindakan dan Penyidikan Kantor Pusat Bea Cukai, Kanwil DJBC Bali Nusra, KPPBC Denpasar, serta BAIS TNI memutuskan melakukan operasi.
Tim lalu menyetop satu kendaraan di Jalan Padma, Legian, Badung, persis saat mobil itu baru keluar dari satu bangunan area Jalan Laksamana III, Banjar Babakan Sari, Denpasar Timur.
"Ketika diperiksa, pada kendaraan itu ditemukan miras berpita cukai diduga palsu," kata Djaka.
Berita Terkait
-
Proyek Rumah Sakit di Denpasar Terbakar, 2 Korban Dirawat Intensif
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Viral Video Kapolresta Denpasar Disebut Rampas HP Warga, Polisi Ungkap Fakta Ini
-
Tak Disangka! Jejak AirTag Bawa Korban ke Rumah yang Penuh Helm Curian
-
Polisi Denpasar Gelar Patroli Besar Cegah Kejahatan Jalanan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten
-
Proyek Rumah Sakit di Denpasar Terbakar, 2 Korban Dirawat Intensif
-
Bali Silent Disco Dituding Diskriminasi WNI, Koster: Ternyata Tidak Seperti Diberitakan!
-
Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih