- Polresta Denpasar melaksanakan patroli skala besar pada Jumat malam guna mencegah tindak kriminalitas dan menjaga ketertiban umum.
- Ratusan personel gabungan diterjunkan menyisir berbagai titik rawan kejahatan di seluruh wilayah hukum Kota Denpasar, Bali.
- Kegiatan rutin ini dilakukan secara berkelanjutan untuk menjamin keamanan masyarakat serta mendukung stabilitas sektor pariwisata setempat.
SuaraBali.id - Polresta Denpasar menggelar patroli skala besar dalam Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) untuk mencegah kejahatan jalanan dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah setempat.
Kapolresta Denpasar, Komisaris Besar Pol. Leonardo David Simatupang, di Denpasar, mengatakan patroli tersebut merupakan langkah preventif untuk menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat serta mencegah tindak pidana konvensional.
"Kami melaksanakan patroli skala besar dengan kekuatan personel yang cukup banyak sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Tujuannya untuk mencegah terjadinya tindak pidana, mengantisipasi gangguan keamanan, serta memastikan masyarakat dapat beraktivitas dan beristirahat dengan aman dan nyaman," katanya, Sabtu 30 Mei 2026.
Patroli yang dimulai pada Jumat (29/5) malam pukul 22.30 Wita itu melibatkan ratusan personel gabungan dari Polresta Denpasar dan jajaran kepolisian sektor.
Personel diterjunkan ke sejumlah kawasan permukiman, pusat keramaian, jalur utama, serta lokasi yang dinilai rawan tindak kriminalitas.
Patroli diawali dari Parkir Timur Lapangan Renon dan menyusuri sejumlah ruas jalan utama di Kota Denpasar, di antaranya Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Cok Agung Tresna, Jalan Prof. Moh. Yamin, Jalan Raya Puputan, Jalan Hang Tuah, Jalan Bypass Ngurah Rai Sanur, Jalan WR Supratman, Jalan Kamboja, Jalan Angsoka, Jalan Melati, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Letda Made Putra, hingga Jalan Sudirman sebelum kembali ke Lapangan Renon.
Untuk memaksimalkan pengamanan, personel dibagi ke dalam tiga wilayah patroli, yakni Denpasar Barat, Denpasar Selatan, serta kawasan Kuta dan Kuta Selatan.
Leonardo menjelaskan patroli difokuskan untuk mengantisipasi tindak pidana pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, dan pencurian biasa.
Selain berpatroli menggunakan kendaraan, personel juga melakukan pemantauan di ruang publik, kawasan wisata, pusat perbelanjaan, serta titik keramaian yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.
Baca Juga: Polda NTB Pastikan Kasus Asusila Oknum Polisi Diproses
Menurut dia, kegiatan KRYD akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan wilayah, menekan angka kriminalitas, dan mendukung aktivitas masyarakat serta sektor pariwisata di Bali.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Polisi Denpasar Gelar Patroli Besar Cegah Kejahatan Jalanan
-
Kenapa Udara Dingin Australia Pengaruhi Suhu di Bali? Ini Penjelasan BMKG
-
Live Medsos Saat Jam Kerja? Ini Sanksi Bagi ASN Lombok Tengah
-
QLola by BRI Dukung Payroll Perusahaan Lebih Cepat dan Minim Human Error
-
Donasi Konsumen Alfamart Dikonversi Jadi Daging kurban