- Kapolresta Denpasar membantah tuduhan perampasan ponsel terhadap terlapor kasus dugaan pengancaman di Polsek Kuta, Badung, pada Juli 2026.
- Petugas meminta penghentian perekaman video demi menjaga ketertiban proses hukum saat terlapor dalam pengaruh minuman keras.
- Penyidik sedang melakukan pendalaman atas temuan positif benzodiazepine dalam pemeriksaan urine terlapor sesuai prosedur hukum yang berlaku.
SuaraBali.id - Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo David Simatupang membantah melakukan perampasan handphone terhadap seorang terlapor yang mengaku sebagai wartawan saat berada di Polsek Kuta sebagaimana dinarasikan dalam video yang viral di media sosial.
Saat ditemui di Mapolresta Denpasar, Leonardo menjelaskan FV, pria yang menarasikan ponselnya dirampas tersebut merupakan pihak terlapor dalam kasus dugaan pengancaman dan penganiayaan yang terjadi di Bali Sun Tropical Hotel & Spa, Legian, Kuta, Kabupaten Badung, pada Sabtu (11/7/2026) malam.
Menurut Kapolresta, berdasarkan keterangan pelapor dan sejumlah saksi, perselisihan bermula dari cekcok yang berkembang menjadi dugaan pengancaman dan pelemparan benda.
Terlapor juga diduga membawa benda menyerupai brass knuckle serta mengeluarkan ancaman kepada pelapor.
Petugas kemudian mengamankan para pihak ke Polsek Kuta untuk menjalani proses penanganan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Kapolresta mengatakan saat berada di Polsek Kuta, terlapor diduga masih berada di bawah pengaruh minuman beralkohol dan membawa sebotol minuman keras.
"Yang bersangkutan juga mengaku berprofesi sebagai wartawan, namun tidak dapat menunjukkan kartu pers karena mengaku identitas tersebut berada di kamar hotel," ujarnya, Senin 13 Juli 2026.
Sekitar pukul 02.00 Wita, Kapolresta Denpasar mendatangi Polsek Kuta untuk memantau langsung penanganan perkara sekaligus memastikan situasi tetap kondusif.
Dalam kesempatan itu, Kapolresta meminta agar aktivitas perekaman video dihentikan sementara demi menjaga ketertiban dan kelancaran proses pemeriksaan.
Baca Juga: Tak Disangka! Jejak AirTag Bawa Korban ke Rumah yang Penuh Helm Curian
Ia menegaskan permintaan tersebut bukan merupakan tindakan merampas telepon genggam ataupun menghalangi kerja jurnalistik.
"Saya meminta agar aktivitas merekam atau memvideokan itu dihentikan untuk sementara demi menjaga ketertiban dan kelancaran proses penanganan perkara. Permintaan tersebut bukan merupakan tindakan merampas telepon genggam milik yang bersangkutan dan sama sekali tidak dimaksudkan untuk menghalangi kerja jurnalistik," tegas Kapolresta.
Leonardo mengatakan pada saat itu penyidik juga belum dapat meminta keterangan secara optimal karena kondisi terlapor.
Sementara itu, hasil pemeriksaan urine yang dilakukan Satresnarkoba Polresta Denpasar menunjukkan hasil positif benzodiazepine.
Namun, menurut dia, temuan tersebut masih memerlukan pendalaman lebih lanjut, termasuk kemungkinan penggunaan obat berdasarkan resep dokter atau indikasi medis lainnya.
Kapolresta menegaskan pihaknya tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan seluruh proses penanganan perkara dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
Terkini
-
Akibat Susah Dapat BBM, Pemprov Bali: Pegawai WFH dan Siswa Belajar Daring
-
Tergiur Upah Rp 800 Juta, Bule Brasil Nekat Selundupkan Kokain Cair 3,6 Kg ke Bali
-
Bulan Inklusi Keuangan 2026, 1,06 Juta BRILink Agen Jadi Penggerak Literasi Keuangan
-
Berkedok Terapi Sakit Gigi, Pimpinan Ponpes Bergelar Tuan Guru di Sekotong Cabuli Santri
-
Antrean Mengular di SPBU Denpasar dan Badung, Polisi Turun Tangan, Gubernur Beri Penjelasan