- Proyek RS Amerta Husadha di Denpasar Selatan terbakar pada Rabu pukul 10.30 WITA.
- Dua korban luka menjalani perawatan intensif di RSUP Prof Ngoerah akibat insiden tersebut.
- Petugas memadamkan api dan mengevakuasi korban dengan mengerahkan sepuluh armada kendaraan pemadam.
SuaraBali.id - Kebakaran terjadi di proyek Rumah Sakit Amerta Husadha yang berada di Jalan Raya Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, pada Rabu (29/7).
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan, peristiwa kebakaran itu sekitar pukul 10.30 WITA.
"Adapun yang terbakar, seluruh proyek bangunan lantai enam berupa meja, kursi dan bed pemeriksaan," kata Iptu Adi Saputra, Rabu (29/7) malam.
Dalam peristiwa tersebut, ada dua korban yang sedang dirawat intensif bernama
Hari (26) yang merupakan karyawan swasta dan Putu Aris (33) yang merupakan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Denpasar.
"Kedua orang korban mendapatkan perawatan intensif di RSUP Prof Ngoerah, Denpasar," imbuhnya.
Kronologisnya, sekitar pukul 10.30 WITA berawal dari pekerjaan proyek yang sedang melaksanakan tugas untuk menginjeksi lantai dengan menggunakan campuran resin dan katalis.
Saat itu posisi pekerja bernama atau saksi Heru Setiawan sekitar dua meter dari alat-alat yang digunakan dan membelakangi alat yang digunakan tersebut, terdengar suara cetak.
Seketika saksi menoleh ke arah belakang lalu tiba-tiba sudah timbul kobaran api pada kardus yang digunakan sebagai alas dan melalap seluruh proyek bangunan di lantai enam berupa meja, kursi dan bed pemeriksaan pasien.
"Total kerugian yang dialami belum bisa ditaksir," imbuhnya.
Baca Juga: Viral Video Kapolresta Denpasar Disebut Rampas HP Warga, Polisi Ungkap Fakta Ini
Kemudian, pada pukul 11.30 WITA api berhasil dipadamkan oleh petugas BPBD Kota Denpasar sebanyak sembilan armada dan Damkar Kabupaten Badung satu armada. Selain itu, baik karyawan dan pekerja proyek yang sempat terjebak berhasil dievakuasi.
"Sekitar pukul 11.49 WITA seluruh korban berhasil dievakuasi dan diberikan pertolongan pertama dibantu petugas," jelasnya.
Kemudian, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) labfor Polda Bali dan Inafis Polresta Denpasar dugaan awal kebakaran berasal dari konsleting kabel-kabel yang digunakan oleh pekerja bangunan, namun belum dapat dipastikan dan akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh tim Labfor Polda Bali.
"Sementara sumber api dan penyebab kebakaran belum diketahui pasti. Namun dugaan awal dari tim labfor Polda Bali dan tim Inafis Polresta Denpasar sumber api berasal dari kabel-kabel yang digunakan oleh pekerja proyek bangunan," ujarnya.
Kontributor : M Dafi
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali