- Seorang DJ asal Turki berinisial HS (26) diringkus Polda Bali karena membawa 1,2 kg kokain senilai Rp9,1 miliar.
- Penangkapan terjadi Selasa (3/2/2026) di Bandara Ngurah Rai Bali setibanya HS dari Dubai menggunakan pesawat Emirates.
- HS bertugas mengirim kokain dari Brasil untuk diserahkan kepada seorang WNA berinisial M yang kini diburu.
SuaraBali.id - Seorang DJ asal Turki diringkus Ditresnarkoba Polda Bali usai kedapatan membawa narkoba jenis kokain seberat 1,2 kilogram.
Kokain senilai Rp9,1 miliar itu coba diselundupkan pria berinisial HS (26) itu melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, namun digagalkan petugas.
Kapolda Bali, Irjen Pol Daniel Adityajaya menjelaskan jika penangkapan HS terjadi pada Selasa (3/2/2026).
Sekitar pukul 17.00 WITA, HS datang dari Dubai, Uni Emirat Arab dengan pesawat maskapai Emirates.
Barang HS kemudian melalui mesin X-Ray dan ditemukan citra yang memperlihatkan sebuah plastik bening yang berisikan serbuk berwarna putih di dalam tasnya.
Lantas, petugas Bea Cukai yang berjaga menghubungi petugas kepolisian untuk melakukan penyelidikan.
“Selanjutnya petugas Ditresnarkoba Polda Bali datang menuju Kantor Bea dan Cukai Bandara Ngurah Rai melakukan penggeledahan,” ungkap Daniel dalam konferensi pers di Mapolda Bali, Sabtu (7/2/2026).
Setelah tas dan badannya diperiksa, didapati jika HS menyimpan narkotika jenis kokain seberat 1.328,8 gram bruto atau 1.295,2 gram netto.
Petugas juga lantas mengamankan barang bukti lain yakni tas backpack dan ponsel milik tersangka.
Baca Juga: Bali Jadi Markas Judi Online, 35 WNA India Diringkus
Direktur Reserse Narkoba Polda Bali, Kombes Pol Radiant menjelaskan jika tidak ada dugaan HS akan mengedarkan kokain tersebut di tempat hiburan di Bali mengingat profesinya sebagai DJ.
Radiant menjelaskan jika HS awalnya mengambil kokain tersebut dari sebuah hotel di Brasil.
Dia kemudian ditugaskan untuk mengirim barang tersebut ke Bali untuk diserahkan kepada seseorang WNA berinisial M.
Namun, keberadaan M kini masih dalam pencarian oleh kepolisian.
“Peredarannya kalau dari pemeriksaan, dia hanya akan menyerahkan kepada M. M yang masih kami dalami keberadaannya di wilayah Bali,” tutur Radiant.
Dalam pengakuannya, HS mengaku belum diupah untuk mengirimkan barang itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Banyak Warga Israel Buka Bisnis di Bali? Ini Respons Gubernur Koster
-
BRImo Makin Diminati, 49,7 Juta Pengguna Catat Transaksi Rp4.166 Triliun
-
Empat Jam Terombang-ambing di Laut, Tangis Aula Pecah Saat Menemukan Sahabatnya Tak Bernyawa
-
Update Kebakaran KMP Putri Yasmin: Korban Selamat Terus Bertambah, 39 Penumpang Baru Tiba di Lembar
-
KMP Putri Yasmin Terbakar, Tim SAR Temukan 5 Perahu Karet Tanpa Awak di Lokasi