- Said Didu tuding Jokowi, DPR, Andrinof, & Basuki biang kerok utama IKN.
- Pembangunan IKN terus jalan, ditarget selesai 3 tahun dengan anggaran Rp 48,8 T.
- Kepala Otorita IKN usulkan tambahan dana Rp 16,13 T untuk pembangunan tahap 2.
SuaraBali.id - Said Didu kembali bersuara soal Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berada di Kalimantan Timur.
Pihaknya blak blakan membongkar siapa dalang di baliknya hingga biang kerok yang harus bertanggung jawab.
Orang pertama yang disebut Said Didu sebagai biang kerok ini adalah Presiden ke 7, Joko Widodo (Jokowi).
Tak hanya Jokowi, Said Didu juga menyebut Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang memutuskan Undang – Undang perihal pemindahan Ibu Kota.
“IKN ini biang kerok utamanya adalah Jokowi dan DPR,” Ujar Said, dikutip dari youtube Manusia Merdeka, Kamis (16/10/25).
“DPR lah yang memutuskan Undang – Undang pindahnya IKN,” imbuhnya.
Selain DPR, Said juga menyebut nama Eks Menteri Bappenas dalam Pemerintahan Jokowi, Andrinof Chaniago.
Said mengatakan bahwa saat itu, Andrinof Chaniago menjadi salah satu orang yang bersikeras ingin memindahkan Ibu Kota.
Bahkan, Said menyebut Andrinof saat itu setia pasang badan untuk Jokowi merealisasikan kebijakan pemindahan ibu kota tersebut.
Baca Juga: Jokowi Terpaksa Gabung PSI? Pengamat Ungkap Alasan Mengejutkan di Balik Pilihan Sulitnya
“Yang kedua adalah sebenarnya bekas Menteri Bappenas Andrinof Chaniago. Dia juga biang kerok, dia yang ngotot betul ingin memindahkan ibu kota. Dan siapapun dia hadapi saat itu, dan dia juga pasang badan untuk Jokowi,” urainya.
Dengan apa yang sudah dilakukan oleh Andrinof, menurut Said Didu, pihaknya harus bertanggung jawab dan tidak lepas tangan begitu saja.
“Jadi Andrinof Chaniago tidak bisa lepas tangan. Dia harus tanggung jawab terhadap pemindahan ibu kota,” sebutnya.
Sementara itu orang ketiga yang harusnya bertanggung jawab penuh atas IKN menurut Said adalah Eks Menteri PUPR, Basuki Hadimuldjono.
“Yang ketiga adalah teman saya, Menteri PU, Basuki. Dia orang baik, dia tidak pernah sama sekali keluar intelektualitasnya melawan keinginan Joko Widodo, apapun,” ungkap Said.
“Saya kenal banget sama orang ini. Coba disuruh bangun kereta api Makassar, dibangun. Disuruh bangun Jalan tol, dibangun,” sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian
-
Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali