SuaraBali.id - Isu oknum calo jabatan yang banyak bergentayangan dan mengaku dapat memuluskan jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB ditanggapi oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal.
Ia menegaskan semua urusan yang berkaitan dengan pemerintahan diatur oleh orang-orang yang berada di dalam birokrasi, bukan diatur oleh mereka yang berada di luar sistem.
"Di mana-mana setelah berakhirnya pemilihan kepala daerah muncul calo jabatan. Pasti itu sudah," kata Iqbal di Kantor Gubernur NTB di Mataram, Senin (3/3/2025).
Gubernur mengatakan bahwa dirinya tak pernah memberi kewenangan terhadap siapapun untuk berbicara atas namanya. Baik itu di internal tim, keluarga maupun koleganya.
Terlebih untuk jual beli proyek di Pemprov NTB
"Tidak tim, tidak keluarga, teman tidur saya, isteri saja tidak saya otorisasi, apalagi orang yang nggak tidur sama saya," ujarnya.
Iqbal memastikan tidak boleh ada orang di luar sistem ikut terlibat di dalam urusan-urusan pemerintahan.
"Yang digaji untuk mengurus pemerintahan ini hanya orang yang di dalam, jadi biarkan yang di dalam ngurusin," katanya.
Sebelumnya, muncul isu adanya oknum yang diduga melakukan jual beli jabatan di lingkungan Pemprov NTB.
Baca Juga: Rusak Sejak Gempa 2018, Sekolah di Lombok Utara Ini Terpaksa Pakai Triplek
Oknum calo penjual jabatan ini menampilkan foto-foto kebersamaannya dengan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal.
Gara-gara hal ini Lalu Muhammad Iqbal ancam sejumlah oknum yang mengaku mengatasnamakan dirinya agar dapat memuluskan jabatan di lingkungan Pemprov NTB (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Populasi Lansia di Bali Melonjak, Penduduk Usia Produktif Berkurang
-
50 Bikkhu Akan Berjalan dari Bali ke Borobudur Sambut Waisak
-
Gerebek Penginapan di Kuta, 26 WNA Diduga Terlibat Jaringan Penipuan Online dan Penyekapan
-
108 Desa di Bali Kini Dikepung Ribuan BTS, Wilayah Blank Spot Semakin Minim
-
Tawarkan Jasa Prostitusi Online Ilegal di Bali, Tiga WNA Diamankan Imigrasi