- Indosat memperluas infrastruktur jaringan 4G dan 5G di wilayah Bali Nusra untuk mengatasi kendala blank spot di pedesaan.
- Pembangunan hampir 8.000 BTS hingga April 2026 berhasil meningkatkan volume lalu lintas data masyarakat sebesar 35,6 persen.
- Pemerataan akses internet ini menjadi penggerak ekonomi desa melalui peningkatan aktivitas digital serta dukungan teknologi kecerdasan buatan.
SuaraBali.id - Persoalan area tanpa sinyal atau blank spot di wilayah pedesaan Bali dan Nusa Tenggara (Bali Nusra) terus dikurangi seiring dengan masifnya pembangunan infrastruktur telekomunikasi.
Keberadaan sinyal yang kuat ini menjadi amat penting terutama di Bali sebagai daerah pariwisata. Sebelumnya, menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan masih ada daerah wisata yang belum mendapat sinyal internet di Bali.
“Tadi memang ada masukan yang cukup berharga yaitu tidak hanya kenaikan frekuensi komunikasi yang membuat jaringan internet sedikit melambat, tapi ada daerah-daerah di Bali ini yang memang belum ada sinyal,” kata Meutya di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali beberapa waktu lalu.
Namun demikian, kini hingga April 2026, tercatat sebanyak 108 desa di wilayah Bali telah terintegrasi dalam jaringan internet cepat, menyusul penambahan ribuan titik pemancar sinyal.
Data terbaru menunjukkan bahwa wilayah Bali Nusra kini telah dikelilingi oleh hampir 8.000 unit Base Transceiver Station (BTS) 4G yang terkoneksi dengan Indosat.
Penambahan infrastruktur secara signifikan ini bertujuan untuk memastikan pemerataan akses informasi, sehingga masyarakat di pelosok desa tidak lagi terkendala masalah konektivitas saat mengakses layanan digital atau melakukan transaksi daring.
Hal ini pun membawa dampak langsung pada aktivitas penggunaan data di masyarakat. Karena di kuartal pertama tahun 2026 saja, volume lalu lintas data di wilayah ini melonjak hingga 35,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Angka tersebut menjadi indikator kuat bahwa ketersediaan jaringan yang memadai langsung direspons dengan peningkatan aktivitas digital oleh warga desa.
Selain jaringan 4G, modernisasi teknologi juga mulai merambah wilayah kepulauan dengan hadirnya lebih dari 600 unit BTS 5G.
Baca Juga: Tak Gentar Meski Skuad Pincang, Johnny Jansen Bocorkan Kunci Kemenangan Bali United
Kehadiran teknologi generasi terbaru ini diproyeksikan untuk mendukung kebutuhan sektor usaha mikro dan kecil di perdesaan agar dapat bersaing di pasar digital yang lebih luas.
President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha menyebut bahwa pihaknya tetap fokus pada pertumbuhan berkelanjutan.
“Untuk mendukung pertumbuhan ini, Indosat terus meningkatkan jaringan 5G guna menghadirkan pengalaman yang lebih lancar bagi pelanggan, sekaligus memungkinkan kapabilitas berbasis AI untuk layanan yang lebih personal,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Ia juga menyebut pertumbuhan ini membuat perusahaannya membuat ARPU meningkat 15 persen secara tahunan dan trafik data tumbuh 25,1 persen secara tahunan. Selain itu pada kuartal pertama tahun 2026, Indosat membukukan total pendapatan Rp15,2 triliun yang menjadi pendapatan kuartalan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.
Teknologi AI Masuk Desa
Seiring dengan tersedianya jaringan, tren penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) juga mulai diperkenalkan ke tingkat lokal. Salah satunya melalui pengembangan model bahasa besar (LLM) dengan konteks Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Bongkar Korupsi Jumbo! Kejati NTB Bidik 3 Kasus Sekaligus di Bank Daerah
-
Pengamat: Transformasi Danantara Berpotensi Perkuat Kontribusi Pajak BRI ke Negara
-
Digerebek di Denpasar, Pria Ini Simpan Ekstasi dan 5 Senpi Rakitan di Ruang Tamu
-
Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswi di Mataram: Begini Perjalanan Tersangka Usai Habisi Korban
-
WNA Amerika Jual Lahan di Kintamani Bali, Begini Respons Imigrasi