Eviera Paramita Sandi
Selasa, 05 Mei 2026 | 09:28 WIB
Ilustrasi Tower BTS (Istimewa)
Baca 10 detik
  • Indosat memperluas infrastruktur jaringan 4G dan 5G di wilayah Bali Nusra untuk mengatasi kendala blank spot di pedesaan.
  • Pembangunan hampir 8.000 BTS hingga April 2026 berhasil meningkatkan volume lalu lintas data masyarakat sebesar 35,6 persen.
  • Pemerataan akses internet ini menjadi penggerak ekonomi desa melalui peningkatan aktivitas digital serta dukungan teknologi kecerdasan buatan.

Hal ini diharapkan dapat menurunkan hambatan adopsi teknologi tinggi bagi individu maupun organisasi di tingkat daerah yang selama ini terbatas oleh kendala bahasa dan infrastruktur.

Menurut Indosat, pemerataan sinyal ini juga tercermin dari geliat ekonomi selama masa libur panjang seperti Lebaran 2026, di mana pendapatan sektor telekomunikasi regional mencatatkan pertumbuhan dua digit sebesar 13 persen.

Oleh sebab itu, infrastruktur seluler kini juga dinilai bukan sekadar pemenuhan kebutuhan komunikasi, melainkan menjadi tulang punggung baru bagi perputaran ekonomi di tingkat pedesaan.

Dengan ketersediaan sinyal yang merata, kini tantangannya beralih ke masyarakat agar dapat mengoptimalkan infrastruktur yang ada untuk produktivitas ekonomi yang lebih luas.

Load More