- Fenomena masyarakat Indonesia menyerbu toko pakaian menjelang Idul Fitri merupakan tradisi yang berulang setiap tahun untuk menyambut hari kemenangan.
- Ajaran Islam menganjurkan mengenakan pakaian terbaik saat Hari Raya, namun penekanan utamanya adalah pada kebersihan, bukan keharusan pakaian baru.
- Membeli pakaian baru untuk Lebaran hukumnya mubah atau diperbolehkan dalam Islam, namun tidak diwajibkan dan harus sesuai kemampuan finansial.
SuaraBali.id - Bulan Ramadan hingga menjelang Idul Fitri selalu identik dengan pemandangan toko-toko pakaian di seluruh Indonesia yang diserbu masyarakat.
Antrean panjang di kasir bukan lagi hal asing, semua demi mendapatkan pakaian baru yang didambakan untuk menyambut hari kemenangan.
Fenomena ini tak hanya berlaku untuk individu, melainkan seringkali seluruh anggota keluarga mendapat jatah pakaian baru, bahkan tak sedikit yang rela menguras dompet demi baju sarimbit kembar dengan keluarga besar.
Setiap tahun, siklus ini berulang, seakan menjadi tradisi tak tertulis bahwa untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri, semuanya harus serba baru.
Baca Juga:Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas X Halaman 134: Hukum Proust
Namun, di balik hiruk pikuk perayaan dan tradisi belanja ini, muncul sebuah pertanyaan mendasar: sebenarnya, apakah mengenakan pakaian baru saat Hari Raya Idul Fitri tiba memang dianjurkan dalam ajaran agama?
Bagi banyak masyarakat, mengenakan pakaian baru saat Idulfitri adalah simbol kebahagiaan, kesucian, dan awal yang baru setelah sebulan penuh berpuasa dan beribadah.
Ini adalah cara untuk mengekspresikan suka cita dan syukur atas kemenangan setelah menjalani ujian Ramadhan. Anak-anak, khususnya, sangat menanti-nanti pakaian baru yang akan mereka kenakan saat shalat Id dan bersilaturahmi.
Banyak orang beranggapan bahwa mengenakan pakaian baru saat Lebaran adalah bagian dari Perayaan yang sempurna.
Pada Hadits yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi, Rasulullah SAW memiliki jubah khusus yang dikenakannya pada dua hari Raya dan hari Jumat.
Baca Juga:Ini 5 Warna Baju Lebaran 2026 Diprediksi Jadi Tren Terpanas
Sehingga dalam Islam, terdapat anjuran untuk mengenakan pakaian terbaik saat Hari Raya. Imam As-Syafi’i juga menekankan pentingnya mengenakan pakaian terbaik pada hari – hari tersebut.

Anjuran ‘Mengenakan Pakaian terbaik’ ini tidak secara spesifik menyebutkan bahwa pakaian yang dikenakan haruslah baru.
Melainkan, ditekankan bahwa pakaian yang dipakai harus diperhatikan kebersihannya, sehingga tidak kotor dan semacamnya.
Oleh karena itu, mengenakan pakaian terbaik yang sudah dimiliki tetap memenuhi anjuran ini tanpa harus membeli yang baru.
Hukum Membeli Pakaian Baru untuk Lebaran
Dalam Islam, membeli pakaian baru yang dikenakan saat Lebaran hukumnya mubah atau diperbolehkan. Namun, yang menjadi catatan, Islam tidak mewajibkan untuk membeli pakaian baru, dan tidak ada larangan membeli pakaian baru selama tidak berlebihan, sesuai dengan kemampuan finansial.