- Buku Ilmu Pengetahuan Alam Kelas X Kurikulum Merdeka tahun 2023 halaman 134 membahas latihan soal Hukum Proust.
- Joseph Louis Proust mengemukakan Hukum Perbandingan Tetap pada tahun 1797 melalui eksperimen massa atom air.
- Kunci jawaban tersebut membuktikan pemenuhan Hukum Perbandingan Tetap melalui perhitungan massa unsur pada senyawa kimia.
SuaraBali.id - Dalam mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam untuk Kelas X Kurikulum Merdeka Bab IV membahas mengenai Hukum Dasar Kimia di Sekitar Kita.
Melansir dari buku Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMA/MA Kelas X (2023) karya Niken Resminingpuri Krisdianti, Elizabeth Tjahjadarmawan, dan Ayuk Ratna Puspaningsih dalam Bab tersebut siswa berlatih menjadi ahli kimia yang menerapkan konsep kimia dalam kehidupan sehari-hari.
Pada halaman 134 terdapat soal berlatih mengenai “Hukum Proust”. Berikut kunci jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas X Halaman 134.
Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas X Halaman 134
Baca Juga:Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VIII Halaman 186 "Rajin Berlatih"
Hukum Perbandingan tetap dikemukakan oleh Joseph Louis Proust pada Tahun 1797.
Hukum ini lahir dari eksperimen terhadap air yang massa atom hydrogen dan oksigennya diubah-ubah.
Hasil eksperimen Proust menyatakan bahwa walaupun massa hydrogen dan oksigen yang bereaksi diubah-ubah, namun perbandingan massa atom H terhadap atom O selalu 1 : 8.
Ayo Berlatih
1. Tembaga II oksida (CuO) sebanyak 1,375 g dipanaskan dengan gas hidrogen (H2 ). Setelah pemanasan selesai, ternyata massa Cu menjadi 1,098 g. Pada percobaan lainnya sebanyak 1,179 g Cu dilarutkan dalam asam nitrat (HNO3 ) kemudian dibakar menghasilkan CuO. Massa CuO setelah pembakaran adalah 1,476 g. Buktikan melalui perhitungan bahwa hukum perbandingan tetap pada kasus ini dipenuhi!
Baca Juga:Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VI Halaman 164: Jenis Puasa Sunah
Jawaban:
(1) Percobaan 1
Massa CuO (g) : 1,375
Massa Cu (g) : 1,098
Massa O (g) : 1,375 – 1,098 = 0,277
Perbandingan Cu: O : 1,098 : 0,277 = 4
(2) Percobaan 2
Massa CuO (g) : 1,476
Massa Cu (g) : 1,179
Massa O (g) : 1,476 – 1,179 = 0,297
Perbandingan Cu: O : 1,179 : 0,297 = 4
Perbandingan Cu : O = 4 : 4 = 1 : 1
Hukum perbandingan tetap dapat dipenuhi.
2. Unsur natrium (Na) dan belerang (S) bereaksi dalam perbandingan 23 : 16 membentuk senyawa natrium sulida (Na2 S). Jika 50 g Na bereaksi dengan 32 g S maka:
a. Berapa gram senyawa Na2 S yang terbentuk?
b. Tentukan unsur mana yang berlebih!
c. Berapa massa unsur yang berlebih itu?
Uraikan jawaban kalian berdasarkan konsep hukum perbandingan tetap.
Jawaban:
Perbandingan Na : S = 23 : 16
Na/S = 23/16 = 50 g/ x g
X = 34,782 gr
Menurut perhitungan di atas, massa S yang bereaksi 34,782 gram, padahal S yang tersedia hanya 32 gram, artinya S habis bereaksi.
Karena S habis bereaksi, maka kita hitung massa Na yang bereaksi.
Na/S = 23/16 = x g/32 g
X = 46 gr
Jadi, Na yang bereaksi sebanyak 46 gram dan menyisakan 4 gram yang tidak bereaksi.
Dengan demikian,
Keadaan Awal : Na = 50 ; S = 32 ; Na2S = -
Keadaan Reaksi : Na = 46 ; S = 32 ; Na2S = 78
Keadaan Sisa : Na = 4 ; S = 0 ; Na2S = 78
a. Na2S yang terbentuk adalah 46 g + 32 g = 78 g
b. Unsur yang bersisa adalah unsur Na sebanyak 4 g
c. Perbandingan Na : S = 46 : 32 = 23 : 16 (terbukti)
Kontributor : Kanita