- Pertamina Patra Niaga memastikan stok LPG 3 kg di Lombok Barat tetap aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
- Lonjakan konsumsi akibat kegiatan hajatan di Lombok Barat diantisipasi melalui penambahan stok serta koordinasi pemerintah daerah.
- Pertamina melakukan sidak dan mewajibkan pangkalan menjual LPG sesuai harga eceran tertinggi agar distribusi tepat sasaran.
SuaraBali.id - Pertamina Patra Niaga komitmen pemenuhan kebutuhan energi bagi masyarakat, salah satunya LPG.
Dalam proses distribusi, Pertamina masif melakukan pemantauan di lapangan sebagai upaya memastikan stok mencukupi dan LPG digunakan sesuai peruntukannya.
Berdasarkan informasi beredar di tengah masyarakat di Kabupaten Lombok Barat kesulitan mendapatkan LPG 3 kg dengan harga di eceran mencapat Rp25 ribu.
Merespon hal ini, Pertamina Patra Niaga sampaikan komitmen pemenuhan kebutuhan LPG di seluruh wilayah NTB dengan berbagai langkah strategis yang dilaksanakan.
Baca Juga:Warga Lombok Menjerit: Gas Elpiji 3 Kg Langka dan Harga Melonjak
Pertamina Patra Niaga melalui Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, stok LPG di wilayah Lombok Barat dipastikan aman dan mencukupi.
"Pengecekan telah dilakukan dan kami pastikan penyaluran berjalan normal dan lancar dari level SPPBE hingga pangkalan. Sebagai tindaklanjut, sejak awal April, Pertamina telah masif melaksanakan penyaluran tambahan sebagai antisipasi dan mitigasi lonjakan konsumsi. Adapun hasil temuan di lapangan, saat ini kembali terjadi lonjakan konsumsi dengan adanya kegiatan "begawe" untuk hajatan berangkat haji dan nikahan," terang Ahad dalam rilisnya, Jumat (1/5).
Sebagai antisipasi lebih lanjut, Pertamina Patra Niaga juga telah melaksanakan koordinasi bersama pemerintah daerah setempat.
"Sidak gabungan untuk LPG subsidi 3 kg juga telah dilaksanakan upaya memastikan pasokan dan distribusi berjalan lancar dan digunakan sesuai peruntukan serta tepat sasaran. Terakhir, Pertamina melaksanakan mitigasi melalui penambahan stok sesuai koordinasi dengan pemerintah daerah setempat dengan prioritas wilayah potensi serapan tinggi," tutup Ahad.
Selanjutnya sebagai mitigasi masih terjadinya lonjakan permintaan LPG subsidi 3 kg. Pertamina telah meminta agen agar dapat melaksanakan prioritas pengiriman kepada pangkalan dengan indikasi serapan tertinggi.
Kemudian di level pangkalan untuk dapat memprioritaskan penjualan kepada konsumen langsung dengan harga sesuai HET.
Baca Juga:Satu Orang Berangkat Haji, Satu Kampung Ikut Mengantar hingga Menginap di Jalan
Segala antisipasi dan mitigasi ini dilaksanakan upaya memastikan pasokan dan distribusi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat setempat.
Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian LPG subsidi 3 kg di pangkalan resmi Pertamina agar bisa mendapatkan LPG sesuai HET Rp18 ribu dengan kualitas dan kuantitas yang sesuai.
Masyarakat dapat mengakses titik terdekat lokasi pangkalan pada website https://subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg.
Pertamina telah menegaskan kembali ke seluruh agen dan pangkalan LPG subsidi 3 kg terkait penyaluran harus tepat sasaran dan senantiasa mengecek secara disiplin terkait penjualan akhir ke konsumen.
Ketika ada salah satu ketentuan yang tidak dipatuhi oleh pihak agen/pangkalan resmi Pertamina, maka akan diberikan sanksi berupa stop alokasi sampai dengan Pemutusan Hubungan Usaha (PHU).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan produk Pertamina, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Pertamina Contact Center di nomor 135.