- Kenaikan berat badan pasca puasa umum terjadi akibat ngemil terlalu lama dan asupan makanan tinggi kalori saat berbuka.
- Telur dan berbagai jenis ikan direkomendasikan saat berbuka karena tinggi protein dan rendah kalori untuk kendalikan berat badan.
- Bubur kacang hijau, capcay, dan sup dada ayam adalah opsi menu berbuka bergizi seimbang serta rendah kalori bagi menghindari kenaikan berat badan.
SuaraBali.id - Setelah satu bulan berpuasa, banyak orang yang justru merasa tubuhnya semakin mengembang.
Bahkan, beberapa baju yang dimilikinya sudah tidak muat lagi dipakai. Padahal, secara kasat mata, saat puasa pola makan jadi sangat terbatas, karena hanya bisa saat berbuka dan sahur saja.
Namun, beberapa orang justru sebaliknya, bukan turun berat badannya, malah justru meroket naik.
Umumnya, hal ini disebabkan karena pasca berbuka, tidak berhenti untuk ngemil sampai malam.
Baca Juga:Stop! Badanmu Jadi Begini Jika Terbiasa Buka Puasa Makanan manis
Alhasil, tanpa disadari perut semakin buncit ke depan. Selain durasi ngemil yang terlalu lama, bisa juga pengaruh dari kandungan makanan yang disantapnya.
Berikut rekomendasi makanan untuk berbuka yang tidak akan mengganggu berat badan anda:
1. Telur
Makanan yang direkomendasikan untuk menu berbuka sekaligus tidak membuat gemuk adalah telur.
Kandungan telur yang rendah kalori dan karbohidrat serta tinggi protein dapat membantu untuk terhindar dari kenaikan berat badan yang berlebih.
Baca Juga:Pahala Setara 4 Kali Haji, Ini Fadhilah Puasa Ramadan Hari ke-11 Hingga 20
Telur ini bisa diolah dengan direbus, dikukus, ataupun digoreng dengan minyak zaitun.
2. Ikan
Sejumlah ikan mengandung protein dan omega-3 alami yang tinggi.
Protein dalam ikan inilah yang dapat membuat rasa kenyang bertahan lebih lama, sehingga mencegah untuk makan berlebih saat berbuka.
Ikan yang bisa dikonsumsi diantaranya yakni ikan Salmon, ikan tuna, ikan tenggiri, ikan sarden, ikan kembung, dan ikan lele.
3. Bubur Kacang Hijau