- Mengonsumsi makanan dan minuman manis saat berbuka puasa dapat menurunkan energi tubuh karena lonjakan gula darah dan insulin.
- Asupan gula berlebih saat berbuka puasa berpotensi merusak hati, memicu penyakit jantung, dan menyebabkan nyeri sendi.
- Kelebihan gula saat berbuka juga dapat memicu kerusakan ginjal bagi penderita diabetes dan meningkatkan risiko kanker.
SuaraBali.id - Kebanyakan orang yang berpuasa kondisi tubuh sudah lemas ketika menjelang bedug adzan magrib.
Alhasil mereka sudah menyiapkan berbagai macam makanan dan minuman manis yang siap disantap dengan dalih sebagai pemulih tenaga.
Sebagian orang merasa jika sudah mengkonsumsi makanan maupun minuman manis, maka tenaga yang hilang akan tergantikan dengan cepat.
Namun, harus digarisbawahi bahwa makanan maupun minuman manis justru tidak baik dikonsumsi saat buka puasa, terlebih jika porsinya terlalu banyak.
Baca Juga:Simpel dan Kaya Khasiat, Ini Menu Takjil Unik dari Kurma
Mengapa demikian? Berikut risiko yang akan terjadi, jika anda sering berbuka puasa dengan makanan manis:
1. Energi Tubuh Menurun
Mengonsumsi gula pada dasarnya memang mengembalikan energi tubuh. Namun, jika mengonsumsinya terlalu banyak, justru akan membuat tubuh tidak bertenaga.
Pola makan tinggi gula dengan cepat meningkatkan kadar gula darah dan insulin. Hal ini bisa dicegah dengan memilih sumber karbohidrat yang rendah gula dan kaya serat.
2. Merusak Hati
Baca Juga:Banyak Diserbu, Ini 3 Resep Takjil Unik Favorit Gen Z
Terlalu banyak mengonsumsi makanan manis saat berbuka juga bisa merusak organ hati. Hal ini bisa terjadi karena makanan manis mengandung fruktosa tinggi.
3. Memicu Penyakit Jantung
Pola makan tinggi gula bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Hal ini menyebabkan obesitas dan peradangan serta tingginya kadar gula darah, tekanan darah dan kolesterol dalam tubuh.
4. Nyeri Sendi
Dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang memiliki pola makan tinggi gula bisa mengalami artritis reumatoid.
Kondisi ini bermula ketika sistem imun yang seharusnya melindungi tubuh menjadi tidak berfungsi dan mulai menyerang jaringan tubuh.