Stop! Badanmu Jadi Begini Jika Terbiasa Buka Puasa Makanan manis

Pola makan tinggi gula dengan cepat meningkatkan kadar gula darah dan insulin

Muhammad Yunus
Kamis, 05 Maret 2026 | 18:35 WIB
Stop! Badanmu Jadi Begini Jika Terbiasa Buka Puasa Makanan manis
Mengonsumsi gula pada dasarnya memang mengembalikan energi tubuh. Namun, jika mengonsumsinya terlalu banyak, justru akan membuat tubuh tidak bertenaga [SuaraBali.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Mengonsumsi makanan dan minuman manis saat berbuka puasa dapat menurunkan energi tubuh karena lonjakan gula darah dan insulin.
  • Asupan gula berlebih saat berbuka puasa berpotensi merusak hati, memicu penyakit jantung, dan menyebabkan nyeri sendi.
  • Kelebihan gula saat berbuka juga dapat memicu kerusakan ginjal bagi penderita diabetes dan meningkatkan risiko kanker.

SuaraBali.id - Kebanyakan orang yang berpuasa kondisi tubuh sudah lemas ketika menjelang bedug adzan magrib.

Alhasil mereka sudah menyiapkan berbagai macam makanan dan minuman manis yang siap disantap dengan dalih sebagai pemulih tenaga.

Sebagian orang merasa jika sudah mengkonsumsi makanan maupun minuman manis, maka tenaga yang hilang akan tergantikan dengan cepat.

Namun, harus digarisbawahi bahwa makanan maupun minuman manis justru tidak baik dikonsumsi saat buka puasa, terlebih jika porsinya terlalu banyak.

Baca Juga:Simpel dan Kaya Khasiat, Ini Menu Takjil Unik dari Kurma

Mengapa demikian? Berikut risiko yang akan terjadi, jika anda sering berbuka puasa dengan makanan manis:

1. Energi Tubuh Menurun

Mengonsumsi gula pada dasarnya memang mengembalikan energi tubuh. Namun, jika mengonsumsinya terlalu banyak, justru akan membuat tubuh tidak bertenaga.

Pola makan tinggi gula dengan cepat meningkatkan kadar gula darah dan insulin. Hal ini bisa dicegah dengan memilih sumber karbohidrat yang rendah gula dan kaya serat.

2. Merusak Hati

Baca Juga:Banyak Diserbu, Ini 3 Resep Takjil Unik Favorit Gen Z

Terlalu banyak mengonsumsi makanan manis saat berbuka juga bisa merusak organ hati. Hal ini bisa terjadi karena makanan manis mengandung fruktosa tinggi.

3. Memicu Penyakit Jantung

Pola makan tinggi gula bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Hal ini menyebabkan obesitas dan peradangan serta tingginya kadar gula darah, tekanan darah dan kolesterol dalam tubuh.

4. Nyeri Sendi

Dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang memiliki pola makan tinggi gula bisa mengalami artritis reumatoid.

Kondisi ini bermula ketika sistem imun yang seharusnya melindungi tubuh menjadi tidak berfungsi dan mulai menyerang jaringan tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini