- Sahur adalah ibadah sunah dalam puasa yang berfungsi menguatkan stamina tubuh muslim untuk aktivitas harian dan ibadah.
- Melaksanakan sahur melatih keikhlasan, kedisiplinan waktu, serta menjadi amal sedekah yang mendatangkan pahala besar.
- Pelaksanaan sahur mengandung keberkahan dari Allah, mendapat shalawat, dan merupakan waktu mustajab untuk berdoa.
Dengan demikian, menyiapkan makan sahur untuk keluarga misalnya, adalah amal mulia yang bernilai sedekah, sehingga mendapatkan pahala.
4. Mengandung Keberkahan
Rasulullah SAW bersabda “Bersahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam sahur itu terdapat keberkahan.” (HR. Shahih Bukhari dan Shahih Muslim).
Keberkahan sahur ini mencakup ketenangan hati, kemudahan menjalankan ibadah dan kekuatan fisik untuk berpuasa seharian.
Baca Juga:Dari Teras Udayana sampai Jalan Majapahit: Mengintip Surga Kuliner Ramadan di Kota Mataram
5. Mendapat Shalawat dari Allah dan Para Malaikat
Bagi seseorang yang menjaga sahur akan mendapatkan kemuliaan yang sangat besar.
Rasulullah SAW bersabda: “Sejujurnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang bersahur.” (HR. Ahmad).
Sahur memiliki kedudukan yang Istimewa di sisi Allah SWT, dimana shalawat dari Allah SWT berarti limpahan Rahmat, sedangkan shalawat malaikat bermakna doa dan permohonan ampunan.
6. Waktu Mustajab untuk Berdoa
Baca Juga:Resep Takjil Unik: Kopi Susu Rempah, Minuman Jahe Merah Menyegarkan
Dengan melaksanakan makan sahur, seorang muslim akan memiliki kesempatan untuk memperbanyak dzikir, istighfar, dan doa sebelum memasuki waktu puasa.
Pasalnya, sahur dilakukan pada malam terakhir, waktu yang dikenal sebagai waktu mustajab untuk berdoa.
Allah SWT membuka pintu Rahmat dan ampunan-Nya bagi hamba yang memohon dengan sungguh-sungguh.
Bagaimana? Masih berniat untuk meninggalkan momen makan sahur? Meskipun berat dilakukan, namun percayalah bahwa akan digantikan dengan pahala yang luar biasa.
Makan sahur tak melulu harus dengan menu nasi sepiring dan makanan berat lainnya. Meskipun hanya minum seteguk air tetap memiliki nilai ibadah dan pahala.
Kontributor : Kanita