- Kota Mataram menjadi ramai dengan pusat takjil yang tersebar strategis di berbagai lokasi utama.
- Teras Udayana menjadi Kampoeng Kuliner Ramadan yang difasilitasi Pemkot Mataram sejak pukul 16.00 WITA.
- Jalan Majapahit menawarkan etalase kuliner panjang yang mudah diakses untuk minuman segar dan lauk pauk siap santap.
SuaraBali.id - Wajah Kota Mataram mulai ramai dengan deretan tenda payung dan kepulan asap aroma panggangan.
Tradisi berburu takjil di Kota Mataram tidak hanya di satu titik saja, melainkan menyebar ke kantong-kantong strategis yang ramah untuk diakses, mulai dari pusat kota hingga kawasan hunian.
Beberapa lokasi yang menjadi pusat takjil di Kota Mataram
1. Teras Udayana : Kampoeng Kuliner Ramadan
Baca Juga:Resep Takjil Unik: Kopi Susu Rempah, Minuman Jahe Merah Menyegarkan
Lokasi berburu takjil ada di Teras Udayana. Sejak direvitalisasi, kawasan ini menjelma menjadi pusat gaya hidup, termasuk saat bulan Ramadan.
Lokasinya yang sangat terbuka dan berada di jalur protokol membuatnya sangat mudah dijangkau dari arah mana pun.
Pemerintah Kota Mataram memfasilitasi para pelaku usaha kuliner untuk menjajakan aneka takjil.
Dinas pariwisata Kota Mataram dua kali ini menggelar kampoeng kuliner ramadan di Teras Udayana.
Menjadikan Teras Udayana sebagai salah satu pusat berburu kuliner bagi masyarakat. Aneka makanan yang dijual mulai makanan khas daerah hingga menu Nusantara lainnya.
Baca Juga:Tata Cara dan Keutamaan Salat Sunah Witir di Bulan Ramadan
Kegiatan ini mulai buka pada pukul 16.00 wita.
2. Jalan Majapahit: Etalase Kuliner yang Memanjang
Beralih ke sektor selatan, Jalan Majapahit bertransformasi menjadi koridor kuliner yang padat peminat.
Keunggulan lokasi ini adalah aksesibilitasnya.
Dimana, pengendara cukup menepi sejenak untuk mendapatkan menu favorit mereka.
Sepanjang trotoar, para pedagang menyajikan aneka minuman segar yang menggoda mata—mulai dari es teler, sup buah, hingga minuman berbahan dasar matcha dan kopi.
Bagi keluarga yang mencari lauk pauk, Jalan Majapahit adalah "penyelamat" dengan banyaknya pilihan sayur matang dan lauk khas rumahan yang siap santap.
Salah seorang pemburu takjil di Jalan Majapahit, Erlina mengatakan sudah menjadi lokasi andalan untuk memilih menu berbuka.
Pasalnya, sepanjang trotoar tepatnya di depan Kantor PUPR Provinsi NTB hingga Taman Budaya berjejer pelaku usaha kuliner.
Menu yang disajikan juga sangat beragam, sehingga cukup di satu tempat bisa memilih banyak menu.
“Ini lebih banyak pilihan ya. Jadi kita bisa di satu tempat saja sudah bisa pilih sesuai yang kita suka,” katanya Selasa (24/2/2026)
3. Lapangan Pagutan Permai
Bagi masyarakat yang ingin suasana lebih santai dan jauh dari kebisingan kendaraan besar, Lapangan Pagutan Permai bisa menjadi pilihan masyarakat Kota Mataram.
Berada di tengah kawasan pemukiman atau perumahan warga, pasar takjil di sini memiliki nuansa keakraban yang kental.
Pusat takjil di lokasi ini sudah berlangsung cukup lama setiap bulan ramadan.
Meskipun berada di area perumahan, ragam menu yang ditawarkan tidak kalah bersaing. Lapangan ini menjadi surga bagi pemburu jajanan pasar klasik.
Di sini, interaksi antara pedagang dan pembeli terasa lebih hangat, menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang hidup setiap sorenya.
Kontributor: Buniamin