Lalu Lintas Anjing di Flores Diawasi Ketat Karena Ancaman Rabies

Anjing-anjing dari daerah terular virus rabies tak boleh memasuki Flores Timur.

Eviera Paramita Sandi
Jum'at, 26 Juli 2024 | 14:44 WIB
Lalu Lintas Anjing di Flores Diawasi Ketat Karena Ancaman Rabies
Ilustrasi tentang penyakit rabies (pexels.com/Alexas Fotos)

SuaraBali.id - Lalu lintas anjing di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) diperketat karena adanya penyebaran virus rabies di wilayah tersebut.

Anjing-anjing dari daerah terular virus rabies tak boleh memasuki Flores Timur.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan pada Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Flores Timur drh Vianey Kiti Tokan mengatakan bahwa pengawasan lalu lintas dilakukan secara intensif karena adanya dua kasus positif rabies di kabupaten tersebut.

Dua kasus positif rabies itu berada di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang. Pengawasan pun dilakukan di empat titik cek point yakni Boru, Adabang, Larantuka, dan Deri.

Baca Juga:Bandara Komodo Labuan Bajo Sambut Penerbangan Internasional Perdana dari Kuala Lumpur

Selain itu disiapkan pula kader siaga rabies yang ditempatkan di Kecamatan Ile Boleng dan Adonara Timur untuk mengintensifkan pengawasan tersebut.

"Tidak boleh bawa anjing dari daerah tertular," ucapnya menegaskan.

Ia pun meminta masyarakat agar mau menyerahkan anjing peliharaan untuk mendapatkan vaksinasi rabies dari petugas kesehatan hewan.

Vaksinasi rabies merupakan salah satu langkah pencegahan efektif untuk menekan penyebaran virus tersebut.

Dari data yang ada, terdapat 8.407 ekor anjing dari estimasi populasi 26.000 ekor anjing yang telah tervaksin.

Baca Juga:DPRD NTT Soal Wisata Halal : Kematangan Pariwisata Labuan Bajo Lebih Penting

Upaya vaksinasi telah dilakukan dengan menyasar rumah-rumah warga.

"Vaksin pengadaan APBD II sebanyak 10.00 dosis sudah ada sehingga akan dilakukan vaksinasi lanjutan di bulan Agustus," katanya.

Pemerhati Rabies yang merupakan Sekretaris Komite Rabies Flores dan Lembata, dokter Asep Purnama menyampaikan rabies sedang mengancam Pulau Flores, Lembata, dan Timor.

Untuk menghindari ancaman rabies, kata dia, pemilik anjing harus menjadi pemilik yang bertanggung jawab dengan memberikan vaksinasi anjing.

"Pastikan vaksinasi rabies rutin setiap tahun, serta jangan biarkan anjing berkeliaran," ucapnya. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini