Cerita Kepala Dusun Saat Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Denpasar

FSI selama ini dikenal sebagai relawan yang membantu warga terdampak erupsi Gunung Semeru yang berada di Desa Sumbermujur, Kecamatan Senduro, Lumajang.

Eviera Paramita Sandi
Sabtu, 10 September 2022 | 08:15 WIB
Cerita Kepala Dusun Saat Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Denpasar
Warga melintas di depan kos tempat tinggal terduga teroris FSI di Jalan Satelit, Denpasar, Bali, Jumat (9/9/2022). [ANTARA/Rolandus Nampu]

Selama ini Sri mengetahui FSI hanya sebatas perkenalan dengan ibunya karena banyak terlibat dalam kegiatan bersama di lingkungan tempat mereka tinggal.

Namun demikian FSI tidak terlalu dikenalnya, apalagi adanya dugaan kegiatan yang mengarah pada tindakan terorisme.

"Itu kan privasi banget ya. Saya sih secara awam tidak melihat itu. Kalau penampilan, kita nggak boleh suudzon (berprasangka buruk), memberi stigma. Itu tidak boleh," katanya.

Setelah FSI ditangkap, Sri Wiryanti belum mendapatkan perintah dari atasan untuk mendata semua warga yang tinggal di daerahnya, tetapi ada imbauan untuk tetap tenang dan berhati-hati.

Baca Juga:Ratusan Nama Dicatut Parpol Dan Masuk Dalam Sipol Padahal Bukan Anggota Atau Pengurus

Sedangkan Kepala Mushala Al-Ikhlas di Gang Satelit, Denpasar Barat, Iswanto mengaku tidak terlalu mengenal sosok FSI karena yang bersangkutan tidak aktif dalam kegiatan pengajian bersama di lingkungan tempat tinggalnya.

"Kalau keseharian dia kerja di PT apa gitu, dia kerjaannya pasang-pasang pipa gitu. Apakah bernaung di bawah PT tertentu atau perorangan kurang tahu. Yang jelas kerjanya kayak gitu," kata Iswanto.

Ia mengatakan FSI mengikuti proyek di beberapa tempat yang terkena bencana, seperti di NTB dan Lumajang.

Namun, mengenai aktivitas pribadinya, Siswanto mengaku tidak mengetahui secara pasti meski tinggal satu komplek.

"Kalau keahlian, kalau dikerjakan di sini kurang tahu. Masnya (FSI) jarang-jarang bergaul. Jarang-jarang ketemu gitu kan. Orangnya jarang bergaul dengan warga, mungkin karena kerja juga ya," katanya.

Baca Juga:Dita Karang Menari Bali di Acara TV Korea, Warganet Berterima Kasih

Iswanto yang sudah tujuh tahun bermukim di Jalan Satelit mengaku mengenal baik orang tua FSI karena sering bertemu dan bersama-sama dalam kegiatan pengajian.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak