Hasil Autopsi Mayat Perempuan di Hutan Klatakan Jembrana : Sejumlah Jari Patah

Dari jasad wanita asal Banjar Tengah, Desa Buduk, Kecamatan Mengwi, Badung meninggal itu ditemukan bekas-bekas dugaan penganiayaan.

Eviera Paramita Sandi
Kamis, 25 Agustus 2022 | 19:06 WIB
Hasil Autopsi Mayat Perempuan di Hutan Klatakan Jembrana : Sejumlah Jari Patah
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto. [Istimewa]

SuaraBali.id - Pengungkapan kasus temuan mayat wanita di kawasan Hutan Klatakan, Banjar Sumbersari, Melaya, Jembrana, Bali, pada Selasa (23/8/2022) semakin menguak banyak petunjuk. Petunjuk-petunjuk ini mulai menguat memasuki hari ketiga penyelidikan.

Mayat I Gusti Agung Mirah Lestari, (42) yang ditemukan di selokan pinggir Jalan Denpasar-Gilimanuk, diduga kuat menjadi korban pembunuhan.

Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Ngoerah (Sanglah) Denpasar mengeluarkan hasil autopsi yang menjurus ke sana, meski kepolisian belum memberikan pernyataan resmi dan masih mendalami kasus penemuan mayat wanita ini.

Dari jasad wanita asal Banjar Tengah, Desa Buduk, Kecamatan Mengwi, Badung meninggal itu ditemukan bekas-bekas dugaan penganiayaan.

Baca Juga:Dendam Sejak Lama, Dua Sopir Truk di Buleleng Duel Sampai ke Jurang

Sejumlah luka ditemukan di bagian wajah korban, sejumlah jari patah dan terdapat luka di kedua kaki bekas diseret.

Kepala Bidang Humas Polda Bali, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto menyatakan, Polda Bali menurunkan tim gabungan bersama Polres Jembrana untuk mendalami kasus itu dari petunjuk-petunjuk yang diperoleh dari perkembangan kasus.

Polisi kini juga memburu pelaku yang juga membawa kabur mobil milik korban. Informasi terakhir bahwa mobil yang diduga di dalamnya ada dua pria itu menyeberang melalui Pelabuhan Gilimanuk pada Minggu (21/8/2022) sekitar pukul 23.00 Wita.

Di dalam mobil terlihat ada dua pria yang turun membeli tiket untuk menyebrang ke Pulau Jawa.

"Tim Opsnal kami sedang melakukan penyelidikan. Otopsi sudah selesai dilakukan pada Rabu (24/8), dan ditemukan bekas-bekas dugaan penganiayaan. Kuat dugaan korban merupakan dianiaya terlebih dahulu sebelum meninggal," ungkap Kombes Bayu, pada Kamis (25/8/2022).

Baca Juga:Pedagang di Gianyar Keluhkan Air PDAM Bau Kaporit, Rasa Kopi Dan Nasi Jadi Berbeda

Korban yang mengemudikan mobil Honda Brio DK 1792 FAL sebelum hilang kontak, Mirah Lestari sempat berpamitan dengan keluarganya saat perjalanan pulang.

Kontributor Bali : Yosef Rian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini