Menyaksikan Museum Hidup ARMA di Kampung Wisata Ubud Bali

Gemericik suara air, hijaunya pepohonan serta warna-warni bunga menyambut setiap wisatawan

Muhammad Yunus
Minggu, 31 Juli 2022 | 19:14 WIB
Menyaksikan Museum Hidup ARMA di Kampung Wisata Ubud Bali
Wisatawan saat menyaksikan koleksi lukisan di ARMA, Ubud, Gianyar, Bali [SuaraBali.id/ANTARA-HO-ARMA]

Yang dipentaskan di tempat itu sangat menarik, apalagi disaksikan di panggung terbuka di bawah sinar bulan purnama. "Rugi jika berwisata ke Bali tanpa berkunjung ke museum ini," kata anggota Dewan Perwakilan Daerah Made Mangku Pastika saat berkunjung ke ARMA belum lama ini.

Pastika, yang juga mantan Gubernur Bali itu mengaku bisa menghabiskan waktu hingga berjam-jam menikmati karya lukisan dari sang maestro yang menjadi koleksi ARMA dan menikmati asrinya tanaman di seputaran museum.

Lukisan maestro

The Agung Rai Museum of Art (ARMA) merupakan salah satu museum seni rupa di Bali yang menyimpan berbagai koleksi lukisan yang berasal dari pelukis-pelukis ternama, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.

Baca Juga:Pengendara Motor Terjun ke Jurang Sekitar GWK, Tewas di TKP

Museum ini diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia Prof Dr Ing Wardiman Djojonegoro pada 9 Juni 1996.

Lukisan yang dipamerkan antara lain lukisan Kamasan klasik yang dibuat di atas kulit kayu, mahakarya para seniman Batuan dari tahun 1930-an hingga 1940-an.

Ada pula lukisan-lukisan monumental dan karya maestro lukis diantaranya karya Affandi, Raden Saleh, Walter Spies, Rudolf Bonnet, Arie Smith, I Gusti Nyoman Lempad, Ida Bagus Buat, Anak Agung Gede Sobrat, I Gusti Deblog, Willem Gerald Hofker, Adrien Le Mayeur De Merpres dan sebagainya.

Untuk lukisan karya maestro selalu terpajang dan tetap dipertahankan tanpa penggantian berkala karena wisatawan mancanegara sengaja berkunjung untuk melihat lukisan tersebut.

Lukisan karya para pelukis muda kenamaan Indonesia maupun Bali juga menjadi bagian dari koleksi ARMA. Namun untuk jenis lukisan yang ini, beberapa bulan sekali akan diganti untuk memberikan ruang dan kesempatan pada pelukis muda lain agar karyanya bisa diapresiasi masyarakat dan pengunjung.

Baca Juga:Mendadak Lepas Aaron Evans dan Gerrad Artigas, Warganet Sentil Persis Solo: Tim Butuh Proses, Contoh Bali United Noh

Menurut budayawan yang beberapa hari terakhir mendapat penghargaan Bali-Bhuwana Nata Kerthi Nugraha dari Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar itu, para pelajar diberi kesempatan untuk menampilkan lukisannya di tempat itu.

Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki ARMA, sebelumnya telah menarik minat Presiden Amerika Serikat Barack Obama bersama keluarga untuk berkunjung. Demikian pula Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono dan BJ Habibie tak melewatkan untuk berwisata ke ARMA.

Agung Rai pun mengusulkan sejumlah jalan di Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali agar menggunakan nama-nama pelukis yang telah berjasa menghidupkan Ubud sebagai kampung pariwisata internasional.

Saat menerima kunjungan reses anggota DPD RI Made Mangku Pastika di Gianyar, akhir Juli lalu, Agung Rai mengusulkan, nama tokoh-tokoh pendahulu yang menghidupkan dan mengenalkan Ubud melalui karya seni lukisnya, diharapkan dapat digunakan sebagai nama jalan.

Dengan mengabadikan menjadi nama jalan, diharapkan pula bisa mengedukasi pelajar dan generasi muda tentang sejarah perkembangan seni lukis dan perkembangan pariwisata Ubud sehingga menjadi seperti saat ini.

Sejumlah nama pelukis asing yang namanya layak diabadikan sebagai nama jalan di Ubud, seperti Walter Spies, Rudolf Bonnet, Miguel Covarrubias dan Arie Smith serta yang tidak kalah penting nama pelukis Bali I Gusti Nyoman Lempad dan sebagainya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini