Mahasiswa Pertanyakan Kerjasama Unud Dengan TNI, Rektor : Tidak Untuk Membawa Praktik Militer

Surat sebanyak tiga belas halaman tersebut sudah sampai ke telinga hampir seluruh mahasiswa Unud.

Eviera Paramita Sandi
Rabu, 02 April 2025 | 09:16 WIB
Mahasiswa Pertanyakan Kerjasama Unud Dengan TNI, Rektor : Tidak Untuk Membawa Praktik Militer
Tangkapan layar Instagram @persakademika Universitas Udayana

SuaraBali.id - Universitas Udayana (Unud) Denpasar Bali menjalin Kerjasama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Komando Daerah Militer (Kodam) IX/Udayana.

Kerjasama ini disebut untuk memperkuat pendidikan karakter dan bela negara bagi mahasiswanya.

Namun demikian, ditegaskan bahwa kerjasama ini bukan untuk membawa praktik militerisme.

"Kerja sama ini tidak bertujuan untuk membawa praktik militer ke dalam kampus, tapi memberikan penguatan pendidikan karakter dan bela negara bagi mahasiswa," kata Rektor Unud Prof Ir I Ketut Sudarsana di Denpasar Bali, Selasa (1/4/2025) sebagaimana dilansir Antara.

Baca Juga:Mudik dari Bali Sempat Terjebak Macet Tapi Komunikasi Lancar Bebas Hambatan

Menurutnya hal ini juga untuk meningkatkan kedisiplinan dan wawasan kebangsaan generasi muda di kampus.

Ia mengatakan bahwa seluruh program kerja sama tersebut bersifat edukatif, terbuka, dan partisipatif sehingga ia memastikan tidak mengintervensi ruang akademik atau kebebasan berpikir di kampus.

Menurut sang Rektor, Kerjasama dengan TNI ini mencakup pemberian kuliah umum dari tokoh TNI tentang kebangsaan, pelatihan bela negara bersifat non-militeristik.

Selain itu juga akan ada program pengabdian masyarakat bersama di bidang ketahanan pangan dan teknologi tepat guna serta meningkatkan kapasitas SDM prajurit aktif melalui akses ke program strata satu (S1), strata dua atau magister (S2), dan program doktor atau S3 di Unud.

Ia berujar bahwa Kerjasama ini sama dengan sinergi dengan pihak lain.

Baca Juga:Idul Fitri di Balik Jeruji: Ratusan Napi di Bali Dapat Remisi, Ada yang Langsung Pulang

Dimana ada kolaborasi dengan kampus tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan tetap berada di bawah kontrol akademik.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak