Ombak di Kawasan Water Blow Tinggi, Pengunjung Dibatasi Demi Keamanan

Petugas jaga di area Waterblow, harus mengintensifkan pengawasan demi keamanan pengunjung.

Eviera Paramita Sandi
Jum'at, 29 Juli 2022 | 09:56 WIB
Ombak di Kawasan Water Blow Tinggi, Pengunjung Dibatasi Demi Keamanan
Daya Tarik Wisata (DTW) Water Blow Peninsula Nusa Dua berada dalam kawasan The Nusa Dua yaitu water blow Peninsula, Nusa Dua, Bali. [Foto : Istimewa/beritabali,com]

SuaraBali.id - Kondisi ombak yang cukup tinggi di Kawasan Water Blow ITDC Nusa Dua, sejak Rabu (27/7/2022) sempat membuat pengelola membatasi jumlah pengunjung.

Tingginya hempasan ombak di Nusa Dua ini beredar di media sosial. Bakan dalam video yang beredar hempasan ombak, sampai melewati area Pura Bias Tugel di kawasan Pulau Peninsula ini.

Petugas jaga di area Waterblow, harus mengintensifkan pengawasan demi keamanan pengunjung. Sesekali petugas terlihat membunyikan peluit untuk memberi tanda agar pengunjung menjauh dari area batu karang.

Petugas Jaga Waterblow, Wayan Sukarena menuturkan, kondisi ombak besar memang rutin terjadi. Seperti Rabu, sejak pagi pukul 10.00 WITA, ombak sudah terlihat cukup tinggi.

Baca Juga:Driver Ojol Ini Berasa Mimpi, Customernya Beli Kado Boneka Dan Tart Untuk Ultah Anaknya

Namun kondisi ini hanya terjadi beberapa jam saja. Namun Rabu sore hari, kondisi sudah mulai normal.

Akan tetapi pengawasan tetap dilakukan, dan akses menuju deck yang posisinya paling ujung, terpaksa ditutup sementara untuk keamanan pengunjung.

"Rabu kemarin ombak cukup tinggi. Sekarang sudah kembali normal," katanya sebagaimana diwartakan beritabali.com – jaringan suara.com.

Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita, mengatakan, terkait kondisi ombak besar, secara rutin memang di musim-musim tertentu.

Ombak yang kerap menghempas ini memang terjadi beberapa hari belakangan ini.

Baca Juga:Pertanyaan Neno Warisman Kepada Bonge Jadi Sorotan, Warganet Sesalkan Jawabannya

Namun demikian, mengingat lokasi DTW Water Blow berada di kawasan pesisir, pihaknya tetap memperhatikan atau memonitor informasi dari BMKG terkait informasi ombak besar.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak