Kasus Rabies Merebak di Banyak Daerah, Bali Minta 78 Ribu Vaksin ke Pusat

Khusus untuk vaksinasi, pihaknya juga sudah melakukan pengadaan sebanyak 78 ribu dosis vaksin anti rabies baru dari pusat.

Eviera Paramita Sandi
Selasa, 31 Mei 2022 | 19:02 WIB
Kasus Rabies Merebak di Banyak Daerah, Bali Minta 78 Ribu Vaksin ke Pusat
Seekor anjing liar tampak berkeliaran di kawasan Jalan Subita, Kota Denpasar, Selasa (31/5/2022) (Suara.com/Rahman)

SuaraBali.id - Memasuki pertengahan tahun 2022, angka kasus rabies meningkat di Bali. Bahkan, dari data yang dimiliki oleh Kesehatan Hewan Veteriner (Keswanvet) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali tercatat hingga per-30 Mei 2022 jumlah angka kasus rabies di Bali mencapai 293 kasus.

Menurut Kepala Sub Koordinator Keswanvet Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Made Artawan mengakui bahwa angka meningkat cukup tajam dibandingkan dengan tahun 2021 lalu yang hanya 239 kasus

“Kalau total tahun lalu kasus di angka 239 kasus, sekarang di tahun 2021, sekarang sudah 293 sampai 30 Mei kemarin,” kata dia, Selasa 31 Mei 2022.

Artawan pun mengaku dari data tersebut ada empat wilayah yang menjadi zona merah penyebaran kasus rabies yakni Kabupaten Buleleng, Kabupaten Jembrana, Kabupaten Karangasem, dan Kabupaten Bangli.

Baca Juga:Keluarga di Buleleng Jalankan Bisnis Haram Apotek Sabu, Pelanggan Capai Ratusan

“Ada 4 kabupaten yang zona merah, Buleleng, Jembrana, Karangasem, dan Bangli yang memang tahun ini agak meningkat,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya melakukan berbagai strategi untuk mencegah penyebaran rabies tersebut terjadi.

Salah satunya dengan melakukan vaksinasi massal terhadap hewan-hewan yang berpotensi menjadi penularan rabies.

“Angka rabies meningkat, memang terjadi peningkatan kasus di tahun 2022, kita dari awal sudah mempersiapkan strategi vaksinasi massal sebagai prioritas, ini yang dilakukan di kabupaten/kota, termasuk sosialisasi,” tegasnya.

Khusus untuk vaksinasi, pihaknya juga sudah melakukan pengadaan sebanyak 78 ribu dosis vaksin anti rabies baru dari pusat.

Baca Juga:Jadi Pemakai Narkoba Dari Apotek Sabu, Anak Anggota DPRD Buleleng Menyerahkan Diri

Ia juga menjelaskan beberapa daerah yang menjadi zona merah tersebut menjadi sasaran utama dari vaksinasi tersebut.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak