Pemprov NTB Ajukan Rp 700 Miliar Demi Benahi Infrastruktur Untuk MotoGP di Mandalika

Usulan anggaran tersebut nantinya digunakan untuk membangun sejumlah infrastruktur jalan depan Sirkuit Mandalika.

Eviera Paramita Sandi
Selasa, 21 Desember 2021 | 18:29 WIB
Pemprov NTB Ajukan Rp 700 Miliar Demi Benahi Infrastruktur Untuk MotoGP di Mandalika
11 tribun penonton akan ditambah ITDC guna menyambut event MotoGp 2022 [SuaraBali.id/ Lalu Helmi Akbar]

SuaraBali.id - Demi membenahi infrastruktur pendukung jelang perhelatan MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mengajukan anggaran Rp700 miliar kepada pemerintah pusat.

Usulan anggaran tersebut nantinya digunakan untuk membangun sejumlah infrastruktur jalan depan Sirkuit Mandalika dengan nama ruas Kuta-Keruak sepanjang 5,3 kilometer yang direncanakan menelan biaya Rp140 miliar.

"Pengajuan anggarannya sudah kita usulkan ke kementerian dan lembaga. Konsolidasinya terus kita lakukan, cuman untuk realisasinya kita belum tahu kapan," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, HL Gita Ariadi di Mataram, Selasa (21/12/2021).

Gita menjelaskan, Nantinya jalan tersebut akan diperlebar seperti jalan bypass Bandara Lombok - Sirkuit Mandalika dua jalur dan empat lajur dengan lebar 30 meter.

"Saat ini anggaran untuk pembenahan jalan depan Sirkuit Mandalika baru sebesar Rp16 miliar melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2022," ujarnya.

Selain infrastruktur pelebaran jalan, usulan yang disampaikan Pemprov NTB ke pemerintah pusat tersebut antara lain dukungan anggaran untuk fasilitas keselamatan jalan dari bypass mulai dari Kota Mataram sampai Mandalika.

Selanjutnya, penataan lingkungan, taman-taman yang berada di akses jalan bypass BIL-Mandalika termasuk jalan Kuta-Sengkol dan lainnya. Keempat, menghijaukan bukit-bukit yang ada di sekitar kawasan Mandalika. Termasuk pengembangan UMKM dan promosi pariwisata.

Namun demikian, Sekda mengaku optimis meski penyelenggaraan MotoGP masih tiga bulan lagi, pembenahan maupun perbaikan infrastruktur pendukung untuk balap motor paling bergensi di dunia tersebut akan tuntas.

"Kita harap apa yang jadi ikhtiar kita bisa disinergikan," katanya. (ANTARA)

REKOMENDASI

BERITA TERKAIT

News

Terkini