facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Anggaran Denpasar Festival 10-23 Desember Capai Rp 3,5 Miliar

Eviera Paramita Sandi Sabtu, 11 Desember 2021 | 07:58 WIB

Anggaran Denpasar Festival 10-23 Desember Capai Rp 3,5 Miliar
Walikota Denpasar IGN Jaya Negara (tengah) bersama Wali Kota Denpasar, Kadek agus Arya Wibawa (kedua kanan), Sekda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana (kanan) dan Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar M.A Dezire Mulyani (kedua kiri) saat memberikan keterangan pers mengenai Denpasar Festival ke-14 di Gedung Dharmanegara Alaya, Denpasar, Bali pada Selasa.(Foto Antara News Bali/Nyoman Hendra/2021)

Akan tetapi, kata dia, beranjak dari "open space festival" kini Denfest ke-14 mengusung konsep "dynamic regulated space"

SuaraBali.id - Gelaran seni budaya Denpasar Festival (Denfest) yang dimulai 10-23 Desember 2021 akan melibatkan ribuan peserta dari kalangan seniman dan masyarakat. Adapun kebutuhan anggarannya mencapai Rp 3,5 Miliar.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Denpasar, Dewa Gede Rai di sela pembukaan ajang tersebut di Denpasar, Jumat (11/12/2021) mengatakan bahwa Denfest kali ini menelan dana sebesar itu guna mendukung kegiatan seni budaya dan pameran yang merupakan agenda tahunan Pemerintah Kota Denpasar.

Ia mengatakan ajang tahunan kali ini akan disebar di empat kecamatan. Langkah ini sebagai pemerataan kegiatan disamping menjaga dan taat protokol kesehatan, yakni mengindari kerumunan masyarakat yang menonton kegiatan tersebut.

"Dalam ajang ini semua peserta akan mentaati protokol kesehatan dengan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan (gunakan hand sanitizer) dan menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas," katanya.

Ia mengatakan konseptualisasi tersebut bertalian dengan kebaruan pelaksanaan Denfest. Awalnya sejak tahun 2009, kawasan Jalan Gajah Mada dan Lapangan Puputan Badung di pusat kota selalu menjadi titik lokasi perhelatan, salah satu festival kreatif terbesar di Bali.

Akan tetapi, kata dia, beranjak dari "open space festival" kini Denfest ke-14 mengusung konsep "dynamic regulated space" yang mampu mengakomodasi perhelatan kreatif dengan penerapan protokol kesehatan yang benar, bijak dan terkontrol.

Dikatakannya konsep tersebut ditempuh sebagai bentuk manajemen resiko kesehatan seiring dengan pemulihan dunia dari pandemi COVID-19. Hal ini sebagai strategi dari pelaksanaan Denfest adalah pelaksanaan secara desentralisasi, inovasi, kolaborasi dan adaptasi.

Secara spesifik tema Denpasar Festival tahun ini adalah "Arsa Wijaya : Kemenangan Harapan". Tema ini menjadi penanda dan perayaan bahwa kreativitas adalah kekuatan pemersatu untuk mengatasi kesulitan, terutama krisis multidimensi akibat COVID-19.

Ia mengatakan Denfest era baru mendorong adaptasi pastisipasi dan penonton agar menikmati tontonan secara "virtual melalui live streaming" yang disiarkan pada kanal youtube Kreativi Denpasar sehingga pelibatan pemirsa secara daring, misi kesenian tetap tetap berjalan tanpa mengabaikan aspek kesehatan.

Selain itu, kata dia, perhelatan Denfest dapat dinikmati secara luring hanya bagi warga kota yang telah memenuhi persyaratan protokol kesehatan, yakni dengan melakukan vaksinasi dan mematuhi prokes 5 M.

Komentar

Berita Terkait