facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jelang WSBK di Mandalika Hotel dan Homestay di Lombok Penuh, Rumah Warga Jadi Penginapan

Eviera Paramita Sandi Kamis, 18 November 2021 | 09:34 WIB

Jelang WSBK di Mandalika Hotel dan Homestay di Lombok Penuh, Rumah Warga Jadi Penginapan
Asia Talent Cup 2021 Mandalika. (Instagram/@asiatalentcup)

"Allhamdulilah full booking baik Hotel maupun homestay," katanya.

SuaraBali.id - Menjelang gelaran bergengsi Wolrd Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, tingkat hunian hotel dan homestay rata-rata full booking. Akibatnya kini rumah warga di lingkar sirkuit pun banyak dijadikan tempat penginapan.

Hal ini pun menjadi sebuah kabar baik bagi bisnis pariwisata di Lombok. Dan hal ini menjadi peningkatan okupansi pada hotel-hotel di Lombok.

"Informasinya menjelang WSBK ini banyak rumah warga yang disewa untuk dijadikan tempat penginapan," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lombok Tengah, Lendek Jayadi di Praya, Kamis (18/11/2021) sebagaimana diwartakan Antara.

Ia mengatakan, akupansi penginapan hotel tidak hanya meningkat di Kabupaten Lombok Tengah, namun di daerah lain seperti di Mataram dan Lombok Barat juga meningkat bila dibandingkan dengan sebelumnya.

"Allhamdulilah full booking baik Hotel maupun homestay," katanya.

Ia mengatakan, jumlah kamar hotel dan homestay yang tersedia saat ini di Lombok Tengah itu mencapai 3000 kamar, belum termasuk penginapan homestay. Sedangkan jumlah penonton pada WSBK Mandalika 2021 ini sekitar 25 ribu orang.

"Artinya sebagian penonton ada yang menginap di luar Lombok Tengah," katanya.

Dengan adanya peningkatan akupansi kamar Hotel itu, membuat beberapa penonton yang akan menyaksikan balapan terpaksa mencari rumah warga untuk di sewa, supaya ada tempat mereka menginap dan tidak terlalu jauh dari Sirkuit Mandalika.

"Banyak rumah warga yang di sewa untuk dijadikan penginapan, termasuk Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) rumah warga yang telah tuntas dikerjakan," katanya.

"Untuk harha sewa hotel dan homestay tetap normal sesuai dengan hukum ekonomi," katanya.

Komentar

Berita Terkait