Pasien Covid-19 Terus Menurun, Ruang Isolasi RSUD Wangaya Difungsikan Rawat Pasien Umum

Salah satu contohnya adalah RSUD Wangaya, Denpasar, Bali yang kini hanya merawat 2 orang pasien pada selasa, 2 November 2021.

Eviera Paramita Sandi
Rabu, 03 November 2021 | 09:13 WIB
Pasien Covid-19 Terus Menurun, Ruang Isolasi RSUD Wangaya Difungsikan Rawat Pasien Umum
RSUD Wanagaya, Denpasar, Bali. Foto : Istimewa/beritabali.com

SuaraBali.id - Belakangan ini tambahan kasus Covid-19 di Kota Denpasar relative rendah dan terus menurun. Hal itu berimbas pada jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RS rujukan.

Salah satu contohnya adalah RSUD Wangaya, Denpasar, Bali yang kini hanya merawat 2 orang pasien pada selasa, 2 November 2021.

“Kasus terus mengalami penurunan dimana RSUD Wangaya kini hanya merawat dua orang pasien positif Covid-19,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Menurut Dewa Rai, BOR Covid-19 di RSUD Wangaya kini hanya 4,54 persen.

“Penurunan BOR ini seiring dengan menurunnya kasus terkonfirmasi positif di Kota Denpasar,” imbuhnya. Terkait dengan menurunnya kasus aktif dan BOR di RSUD Wangaya tersebut, secara perlahan ruang isolasi akan dikembalikan sebagai ruang perawatan pasien umum atau non Covid.

Hal ini dikarenakan untuk perawatan pasien umum juga memerlukan ruang perawatan. “Karena kasus menurun, ruang isolasi secara perlahan dikembalikan untuk perawatan non Covid,” katanya.

Dan nantinya apabila kasus kembali meningkat, maka ruangan tersebut akan dikembalikan sebagai tempat isolasi sesuai kebutuhan. Dewa Rai menambahkan, jumlah ruang isolasi yang tersedia di RSUD Wangaya sebanyak 75 bed.

Namun yang terisi dalam sehari rata-rata 10 bed bahkan kurang. Meskipun demikian, Dewa Rai mengatakan khusus untuk Ruang Merak memang dikhususkan untuk isolasi penyakit menular.

Sehingga Ruang Merak tersebut masih digunakan sebagai ruang isolasi.

“Jadi isolasinya kami pusatkan di Ruang Merak sekarang ini, karena memang di sana fungsinya tempat isolasi termasuk untuk penyakit menular lainnya,” katanya.

Dewa Rai mengatakan, saat kasus terkonfirmasi positif mengalami peningkatan, pihaknya melakukan konversi beberapa ruang perawatan pasien non Covid menjadi tempat isolasi.

Dari awalnya hanya ada 12 bed meningkat menjadi 41 bed hingga terakhir sempat mencapai 110 bed.

“Sebelumnya beberapa bed juga sudah dikembalikan lagi menjadi ruang perawatan non Covid. Awalnya 110 bed, sekarang masih 75 bed. Nah sekarang kembali secara bertahap dikembalikan,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini