alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bapak Ini Gembira Anaknya yang Kecanduan HP Kembali Sekolah, Penuhi Nazar Jalan Kaki 25 Km

Eviera Paramita Sandi Kamis, 28 Oktober 2021 | 10:10 WIB

Bapak Ini Gembira Anaknya yang Kecanduan HP Kembali Sekolah, Penuhi Nazar Jalan Kaki 25 Km
Pria gunungkidul ini penuhi nazar jalan kaki sejauh 25 km dari rumah ke sekolah anaknya setelah doanya PTM kembali digelar.

Setidaknya hampir 1,5 tahun pembelajaran jarak jauh dilaksanakan. Hal ini tak hanya membuat siswa jenuh namun juga orangtua menjadi lebih repot.

SuaraBali.id - Kegembiraan digelarnya kembali Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tak hanya dirasakan siswa tapi juga orangtua murid. Rasa gembira ini juga dialami seorang bapak di Gunung Kidul, Yogyakarta ini.

Setelah anaknya lama melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) karena pandemi covid-19 sampai kecanduan bermain HP, kini sang anak  akan kembali ke sekolah. Sebelumnya kebijakan ini telah membuatnya kewalahan karena PJJ terus diperpanjang.

Setidaknya hampir 1,5 tahun pembelajaran jarak jauh dilaksanakan. Hal ini tak hanya membuat siswa jenuh namun juga orangtua menjadi lebih repot.

Adanya keputusan pemerintah untuk kembali menggelar PTM disambut gembira oleh Faisal Budi Setiyawan (42) . Warga Padukuhan Kemorosari Kalurahan Piyaman Kapanewon Wonosari Gunungkidul itu meluapkan kegembiraannya dengan melakukan aksi jalan kaki puluhan kilometer.

"Saya bahagia banget. Saya jalan kaki juga karena punya nazar,"ujar dia, Selasa (26/10/2021).

Faisal mengaku memang memiliki nazar akan berjalan kaki dari Kapanewon Ponjong menuju rumahnya di Kapanewon Wonosari yang berjarak 25 kilometer. Nazar tersebut terucap karena dirinya benar-benar pusing dan prihatin dengan nasib para siswa termasuk juga anaknya.

Bagaimana tidak, sejak anaknya mendaftar ke SD Muhammadiyah Tawarsari, belum pernah merasakan tatap muka. Padahal ada keinginan kuat agar anaknya masuk kerja sesegera mungkin. Sehingga pendidikan anaknya bisa maksimal.

"Ndak masuknya itu lama banget. Anak saya malah kecanduan HP sekarang,"terangnya.

Sejak kebijakan pemerintah meniadakan pembelajaran tatap muka dan terus diperpanjang, munculah nazar untuk berjalan kaki dari rest area Bedoyo Kapanewon Ponjong menuju ke rumahnya jika pemerintah kembali memberlakukan pembelajaran tatap muka.

Karena pemerintah telah memulai pembelajaran tatap muka maka dirinya ingin melaksanakan nazar tersebut. Selasa (26/10/2021) kemarin, ia memulai jalan kaki dari Bedoyo sekitar pukul 15.00 WIB. Meski sempat beristirahat sebentar karena kakinya kram, namun akhirnya ia mampu menuntaskan nazarnya berjalan kaki sampai rumahnya.

Komentar

Berita Terkait