alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kasus Dugaan Kebocoran Data KPAI, Ini Langkah Kominfo

Ronald Seger Prabowo Kamis, 21 Oktober 2021 | 23:37 WIB

Kasus Dugaan Kebocoran Data KPAI, Ini Langkah Kominfo
Akun Twitter resmi KPAI seperti diakses pada Kamis (21/10/2021). [Suara.com/Liberty Jemadu]

Komisioner KPAI Jasra Putra menyatakan data yang bocor diduga beradal dari layanan pengaduan online di situs resmi KPAI.

SuaraBali.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sedang memeriksa dugaan kebocoran dan peretasan data pengaduan daring (online) milik Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

"Sedang kami dalami," kata juru bicara Kominfo, Dedy Permadi, saat dimintai konfirmasi mengenai kabar tersebut, Kamis (21/10/2021)

Data pengaduan dalam jaringan (online) KPAI diduga bocor dan diperjualbelikan di situs gelap RaidForums.

Komisioner KPAI Jasra Putra menyatakan data yang bocor diduga beradal dari layanan pengaduan online di situs resmi KPAI.

Baca Juga: Data-data yang Bocor dari KPAI Diduga Valid

"Kami punya sistem pengaduan online berbasis website kpai.go.id, diduga data ini yang diretas," kata Jasra.

Peretas diduga mencuri data pengaduan online KPAI kemudian menjualnya di situs RaidForums, belum diketahui berapa harga yang ditawarkan untuk data ini dan berapa besar data yang mereka curi.

Tangkapan layar yang beredar di media sosial, peretas membuat utas berjudul "Leaked Database KPAI" untuk menjual data tersebut.

Dalam utas tersebut, peretas memberikan sampel data antara lain berupa nama lengkap, alamat email, jenis kelamin, tanggal lahir, agama dan kewarganegaraan.

KPAI berencana melaporkan dugaan peretasan dan data bocor ini ke kepolisian.

Baca Juga: Peretasan Data KPAI, Elsam: UU PDP Harus Atur Pelindungan Data Pribadi Anak

Menurut Jasra, KPAI sudah menyampaikan kasus ini ke Mabes Polri dan sudah ada tim yang mengecek pada Selasa (19/10/2021) lalu. (ANTARA)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait