Wisata Bali: Menelusuri Jejak Siwa Buddha di Pura Sada Desa Kapal

Pura Sada di Desa Kapal beraliran Budha Mahayana dibangun pada masa Sri Jaya Sakti.

RR Ukirsari Manggalani
Senin, 17 Mei 2021 | 16:20 WIB
Wisata Bali: Menelusuri Jejak Siwa Buddha di Pura Sada Desa Kapal
Pura Sada Desa Kapal [BeritaBali.com].

SuaraBali.id - Di antara begitu banyak pura Hindu di seantero Bali, pura di Desa Kapal ini memiliki keunikan. Yaitu membawa bercorak agama Buddha. Dikutip dari BeritaBali.com, jaringan dari SuaraBali.id, Pura Sada ini sangat menarik untuk dikupas lebih jauh.

Pura Sada terletak di Bendesa Desa Adat Kapal, Kabupaten Badung. Bendesa Adat Kapal I Ketut Sudarsana menceritakan secara singkat keberadaan dari Pura Sada ini.

Dikatakan Pura Sada dahulu menganut paham Agama Surya Kencana, atau belakangan berkembang menjadi agama Siwa Buddha. Pura Sada dibangun pada masa pemerintahan Sri Jaya Sakti di Bali. Tepatnya pada 1059 Saka jika ditambah 78 menjadi 1137 atau abad ke-12.

Tentu perkembangan sejarah selanjutnya, setelah Pura Sada ada, selanjutnya pada kekuasaan Raja Bali terakhir pernah memerintahkan para punggawanya untuk merestorasi Pura Sada yang ada di Desa Kapal tepatnya pada tahun 1339 Masehi.

Baca Juga:Wisata Bali: Bila di Jawa Ada Wali Songo, di Sini Muncul Paket "Wali Pitu"

"Punggawa saat itu konon katanya lebih terkenal bergelar Ki Kebo Iwa Karang Buncing berasal dari Blahbatuh. Bersama dengan lima kelompok Pasek yang ikut ngayah di Pura Sada," jelasnya.

Lima kelompok pasek berjumlah 275 orang itu diupacarai, atau dalam ritual Bali "diperas" di jaba Pura Sada di hari Kamis, Wage Sungsang.

"Maka dia bergelar Sedan Pengutikan akhirnya," jelasnya.

Dari 275 orang tadi, seiring dengan perubahan, sampai saat ini hanya tersisa 27 orang saja. Dan 27 orang tadi akhirnya lebih dikenal dengan parekan Pura Sada.

Siwa Buddha

Baca Juga:Wisata Bali: Pariwisata Belum Cerah, Badung Pilih Ekonomi Kreatif

Kemudian di Pura Sada awalnya diyakini menganut agama Siwa Buddha, diawali agama Buddha. Di mana Buddha adalah Awatara Wisnu.

"Diakui atau tidak, secara sejarah agama paling awal di Bali adalah agama Buddha," katanya.

Hal ini dibuktikan dengan adanya pelinggih berbentuk stupa di dalam areal Pura Sada. Peninggalan berciri agama Buddha ini bukan saja ditemukan di Pura Sada, tetapi di daerah lainnya di Bali. Saat hari raya Imlek, warga keturunan Tionghoa juga banyak bersembahyang di Pura Sada.

"Melihat semua hal ini menyiratkan bahwasanya Pura Sada di Desa Kapal beraliran Budha Mahayana dibangun saat peradaban penguasaan Bali oleh Sri Jaya Sakti di Bali pada 1059. Jika dilihat beliau datang sebagai penguasa mulai 1055. Sehingga beliau membangun tempat ini (Pura Sada)," cetusnya.

"Jadi di Bali umumnya agama Budha berkembang saat itu," ucapnya.

Candi di Bali Bukan Makam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini