Lembar Sejarah Pulau Dewata, Ini Profil 10 Gubernur Bali

Sektor pemerintahan Bali menunjukkan keberagaman pemimpin, lengkap dengan sepak terjangnya. Simak 10 di antaranya.

RR Ukirsari Manggalani
Selasa, 04 Mei 2021 | 20:15 WIB
Lembar Sejarah Pulau Dewata, Ini Profil 10 Gubernur Bali
Gubernur Bali dari masa ke masa [BeritaBali.com].

3. Anak Agung Bagus Sutedja (1959-1965) Periode kedua

Sempat diganti I Gusti Bagus Oka (1958-1959), Anak Agung Bagus Sutedja kembali menjabat Gubernur Bali untuk kedua kalinya.

Ia terpilih pada Desember 1959 sebagai Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Bali. Masa jabatannya yang kedua berakhir beberapa bulan setelah terjadinya G30S/PKI 1965.

Anak Agung Bagus Sutedja menghilang secara misterius pada 29 Juli 1966 di Jakarta. Ia diperkirakan menjadi korban penculikan politik yang terjadi pada masa itu.

Baca Juga:Wisata Bali: Tari Tradisi Mekotek atau Ritual Ngerebeg di Desa Munggu Bali

4. I Gusti Putu Martha (1965-1967)

I Gusti Putu Martha (1913-1992), adalah Gubernur Bali ke-4. Beliau menjadi Gubernur Bali antara 1965-1967. Ia menjadi Gubernur Bali menggantikan Anak Agung Bagus Sutedja.

5. Soekarmen (1967-1978)

Brigjen (Purn) Soekarmen adalah Gubernur Bali yang pernah memimpin Bali selama dua periode masa jabatan, yaitu antara 1967-1971 dan 1971-1978.

Ia terpilih menjadi gubernur pada 1 November 1967, dan disahkan SK Presiden Republik Indonesia No.203/1967 untuk menggantikan pejabat sebelumnya I Gusti Putu Martha.

Sebelumnya, Soekarmen adalah Komandan Korem 163/Wirasatya di Denpasar. Soekarmen adalah gubernur Bali pertama yang beragama Islam, memimpin di provinsi Bali dengan mayoritas penduduk beragama Hindu.

Baca Juga:Wisata Bali: Jaje Bendu "Eka Cita", Kudapan Legendaris dari Jembrana

6. Prof. Dr. Ida Bagus Mantra (1978-1988)

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak