Gubernur Bali Bongkar Rumah Sakit Sengaja Vonis Pasien COVID-19, di Mana?

"Banyak, tidak (bisa) diterangkan satu-satu hampir setiap rumah sakit ada begitu," ungkapnya.

Pebriansyah Ariefana
Rabu, 06 Januari 2021 | 17:34 WIB
Gubernur Bali Bongkar Rumah Sakit Sengaja Vonis Pasien COVID-19, di Mana?
Gubernur Bali I Wayan Koster saat memberikan keterangan kepada awak media di Jayasabha Denpasar, Selasa (22/12/2020) (Antaranews/Rhisma)

SuaraBali.id - Gubernur Bali Wayan Koster bongkar ada rumah sakit segaja vonis pasien terinveksi COVID-19. Padahal pasien itu tidak terinfeksi Covid-19.

Koster awalnya menerangkan penambahan kasus baru Covid-19 di Bali yang masih terkendali.

Kemudian, untuk tingkat kesembuhan mencapai 90,96 persen, dan tingkat kematian terkendali dan cenderung menurun.

Saat ditanya penyebab angka kematian pasien positif Covid-19 yang meninggal di Bali, ia menyebutkan bahwa rata-rata karena penyakit bawaan.

Baca Juga:Filipina Kaji Tes Covid-19 Menggunakan Air Liur, Klaim 99 Persen Efektif

"Sejak dari dulu sejak muncul Bulan Maret. Secara umum yang meninggal karena penyakit bawaan. Bahkan, ada yang meninggal bukan pasien Covid-19 dimasuk-dimasukin meninggal karena Covid-19. Padahal, udah masuk rumah sakit bukan karena Covid-19. Tiba-tiba meninggal diswab. Itu banyak kayak begitu," kata Koster di Denpasar, Bali, Selasa (5/1/2021).

Saat ditanya, rumah sakit mana saja yang melakukan hal tersebut, Koster mengatakan tidak bisa disebutkan satu-satu dan itu sudah kasus lama.

Gubernur Bali I Wayan Koster. (Suara.com/Silfa)
Gubernur Bali I Wayan Koster. (Suara.com/Silfa)

"Banyak, tidak (bisa) diterangkan satu-satu hampir setiap rumah sakit ada begitu," ungkapnya.

Saat ditanya, apakah pihak yang melakukan tindak tersebut akan ditindak, pihaknya menyampaikan bahwa kasus itu sudah lama.

"Tidak (ditindak) sudah lewat, masak orang sudah dikuburan diributin. Tidak ada (penindakan hukum) itu sudah lama," ujar Koster.

Baca Juga:Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin : Saya Minta Tolong 2 Minggu

Sementara di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Bali I Ketut Suarjaya saat ditanya soal hal tersebut pihaknya menerangkan, bahwa yang dimaksud Gubernur Koster tidak menyalahkan pihak rumah sakit.

"Mungkin maksud Bapak Gubernur, ada yang meninggal misalnya di Jalan. Kan begitu, ternyata setelah diswab ternyata positif begitu maksudnya. Atau di sana, masuk rumah sakit dengan kasus yang lain karena meninggal keluarga minta diswab ternyata positif itu maksudnya Bapak Gubernur bukan menyalahkan rumah sakit," ujar Suarjaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini