Tolak Lamaran Pria Hindu, Wanita Muslim Tewas Dibakar Hidup-hidup

Aksi tersebut menuai kecamatan.

Husna Rahmayunita | Hikmawan Muhamad Firdaus
Jum'at, 20 November 2020 | 17:55 WIB
Tolak Lamaran Pria Hindu, Wanita Muslim Tewas Dibakar Hidup-hidup
Ilustrasi api (Shutterstock).

SuaraBali.id - Seorang wanita muslim diduga dibakar hidup-hidup lantaran menolak lamaran pria beragama Hindu yang ingin menikahinya.

Kejadian itu belakangan menyulut emosi publik. Pemimpin politik dan aktivis hak perempuan di India menuntut keadilan bagi korban.

Pelaku yang diduga membakar wanita tersebut berasal dari provinsi timur Bihar, India.

Menyadur Al Jazeera, Kamis (19/11/2020) seorang perempuan bernama Gulnaz Khatoon, dibakar di desanya di Rasoolpur pada 30 Oktober karena menolak untuk menikah dengan seorang pria beda agama. Dia meninggal karena luka bakarnya pada hari Minggu.

Baca Juga:Gadis India Bunuh Diri di Batam dengan Cara Gantung Diri

Keluarga wanita tersebut menuduh polisi menunda mengambil tindakan terhadap terdakwa, yang diidentifikasi sebagai Satish Kumar Rai, Chandan, dan Vinod Rai.

Khatoon dibawa ke rumah sakit setempat dengan kondisi tubuhnya mengalami 75 persen luka bakar. Dia kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Patna Medical College, rumah sakit terbesar di provinsi itu, tempat dia meninggal.

Ilustrasi jenazah (shutterstock)
Ilustrasi jenazah (shutterstock)

Korban bertunangan dengan pria lain dan upacara pernikahan dijadwalkan akan diadakan dalam empat bulan, kata keluarganya.

Satish Kumar Rai kemudian datang dan memaksa Gulnaz untuk menikah dengannya, kata keluarga korban, namun menolak karena berbeda agama.

Rai kemudian marah atas penolakannya tersebut dan menghubungi teman-temannya untuk merencakanan pembunuhannya, kata keluarga itu.

Baca Juga:Gadis India Bunuh Diri di Batam Berusia 17 Tahun

Menurut keterangan video korban sebelum ia meninggal, dia mengaku diculik oleh tiga orang laki-laki yang semuanya warga desa Rasoolpur dan mereka menganiayanya.

Ketika dia melawan dan mengancam akan memberi tahu ibunya tentang mengenai tindakannya, Rai dan teman-temannya marah dan langsung menuangkan minyak tanah padanya kemudian membakarnya.

Inspektur Polisi Distrik (SP) Vaishali Gaurav Mangla mengatakan para tersangka melarikan diri dan tiga tim polisi telah dibentuk untuk menangkap mereka.

"Penyelidikan dalam kasus ini sedang berlangsung dan para tersangka akan segera ditangkap," kata Mangla.

Kepala kantor polisi setempat telah diskors karena kelalaian dalam menangani kasus tersebut.

Berbicara kepada Anadolu Agency, adik perempuan Khatoon Gulshan Parveen mengatakan para pembunuh melarikan diri dari tempat kejadian segera setelah penduduk desa berkumpul setelah mendengar teriakannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini